Jakarta (beritajatim.com) – PP PBVSI resmi melepas keberangkatan tim nasional voli putra senior dan tim voli putri U-18 untuk menghadapi sejumlah turnamen internasional pada Juni hingga Juli 2026.
PBVSI memasang target ambisius bagi kedua tim, yakni menembus babak semifinal atau finis di empat besar pada ajang yang akan diikuti.
Timnas voli putra senior akan tampil pada ajang AVC Men’s Volleyball Cup 2026 yang berlangsung di Ahmedabad pada 20-28 Juni 2026. Sementara Timnas voli putri U-18 akan menjalani dua turnamen beruntun di Thailand, yakni Princess Cup U-18 pada 21-28 Juni dan AVC Girls Cup 2026 pada 1-8 Juli 2026 di Nakhon Ratchasima.
Timnas voli putra Indonesia yang kini ditangani pelatih asal Kuba, Reidel Toiran, akan bersaing di Grup B bersama Qatar, Korea Selatan, Thailand, dan Oman.
Meski mengakui persaingan di grup cukup berat, Imam Sudjarwo tetap optimistis tim Merah Putih mampu memperbaiki pencapaian dibanding edisi sebelumnya.
“Di sini lawan terberat kita kemungkinan Qatar dan Korea. Mudah-mudahan bisa masuk empat besar setelah di turnamen sebelumnya masuk peringkat enam,” kata Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Rabu (17/6/2026).
Ia juga meminta seluruh pemain menunjukkan mental juang tinggi di setiap pertandingan.
“Saya ingin para pemain menunjukkan sikap pantang menyerah untuk bisa meraih kemenangan di setiap laganya. Saya sangat berharap mereka bisa meraih hasil lebih baik dari edisi sebelumnya yang hanya di posisi keenam,” ujarnya.
Pada edisi 2025 di Manama, Indonesia harus puas mengakhiri turnamen di posisi keenam setelah kalah dari Australia tiga set langsung pada laga perebutan peringkat kelima.
Kapten tim, Jasen Natanael Kilanta menyatakan optimistis tim mampu bersaing setelah menjalani persiapan yang matang dan membangun kekompakan selama pemusatan latihan.
“Dari segi persiapan semua berjalan baik. Dalam beberapa pekan ini bersama coach Toiran maupun sebelumnya bersama Sergio Veloso. Tentu kami ingin mempersembahkan yang terbaik dan meraih hasil maksimal di AVC Men’s Volleyball Cup 2026,” ujar Jasen.
Dalam turnamen ini, Toiran dipercaya memimpin tim sementara menggantikan Sergio Veloso yang belum dapat mendampingi skuad karena kendala administrasi perjalanan ke India.
Rencananya, Timnas voli putra Indonesia akan bertolak ke India pada Kamis (18/6/2026) dan menjalani masa adaptasi sebelum melakoni laga perdana menghadapi Korea Selatan.
Sementara itu, Penanggung Jawab Pelatnas Voli Loudry Maspaitella menjelaskan bahwa keikutsertaan Timnas putri U-18 dalam dua turnamen sekaligus merupakan bentuk komitmen PBVSI untuk memaksimalkan kesempatan bersaing di level Asia.
“Tahun 2023 Indonesia juga menjadi runner-up, namun waktu itu Indonesia tidak tampil di AVC Girls U-18 yang sangat disayangkan penyelenggara. Kali ini kita ikut dua-duanya karena digelar berurutan dan di tempat yang sama,” ujar Loudry.
PBVSI menargetkan Timnas putri U-18 minimal mampu mengulang pencapaian sebagai finalis di Princess Cup. Sedangkan pada AVC Girls Cup 2026, Indonesia yang tergabung di Grup C bersama Jepang, Iran, dan Filipina dibebani target menembus empat besar.
Imam Sudjarwo menegaskan seluruh atlet yang diberangkatkan telah berada dalam kondisi siap menghadapi tantangan di level internasional.
“Kalau kita berani berangkatkan tim, berarti kita siap,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang akan berjuang membawa nama bangsa di panggung internasional.
“Kami berharap dukungan dari masyarakat Indonesia agar duta bangsa ini bisa meraih hasil terbaik atau setidaknya sesuai dengan target yang dicanangkan,” kata Imam.
Perjuangan Timnas voli Indonesia di AVC Men’s Volleyball Cup 2026 dapat disaksikan melalui layanan streaming dan siaran langsung televisi nasional. [faw/but]






