Ringkasan Berita:
- Polres Magetan mengungkap temuan awal kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Setda Kabupaten Magetan.
- Pelaku diduga masuk melalui pintu depan ruangan yang tampak didobrak hingga terbuka.
- Rekaman CCTV memperlihatkan aksi dilakukan oleh satu orang pelaku dengan ciri bertubuh tinggi, besar, dan mengalami gangguan pada kaki.
- Polisi masih menyelidiki motif serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
Magetan (beritajatim.com) – Kepolisian mulai mengungkap hasil penyelidikan awal dalam kasus pencurian tujuh unit laptop di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magetan. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diduga masuk melalui pintu depan ruangan yang menjadi lokasi pencurian.
Kasi Humas Polres Magetan, Iptu Indra Suprihatin, mengatakan tim gabungan dari Polres Magetan bersama Polsek Magetan Kota telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan berbagai petunjuk di lokasi kejadian.
“Kejadian itu pencurian di lingkungan Pemda Magetan. Saat ini masih didalami dan dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Kemarin juga sudah dilakukan olah TKP oleh tim Polres bersama Polsek Kota Magetan,” ujar Indra, Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku masuk melalui pintu depan ruangan. Dari hasil pengecekan, pintu tersebut tidak mengalami kerusakan berat, namun diduga sempat didobrak hingga terbuka.
“Pintu masuk yang digunakan pelaku melalui pintu depan ruangan. Kalau dari hasil pengecekan, pintunya seperti didobrak hingga terbuka,” katanya.
Selain memeriksa lokasi kejadian, penyidik juga menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area perkantoran Setda Kabupaten Magetan. Dari hasil analisis sementara, pelaku terlihat beraksi seorang diri.
“Sesuai petunjuk dari CCTV, terlihat satu orang pelaku,” ungkap Indra.
Rekaman CCTV juga membantu polisi mengidentifikasi sejumlah ciri fisik pelaku. Berdasarkan hasil pengamatan, pelaku memiliki postur tubuh tinggi, berperawakan besar, dan diduga mengalami gangguan pada salah satu kakinya.
“Ciri-cirinya terlihat mengalami gangguan pada kaki. Postur tubuhnya besar, tinggi, dan agak gemukan,” jelasnya.
Dalam aksi tersebut, pelaku membawa kabur tujuh unit laptop yang berada di ruang kerja Setda Kabupaten Magetan. Barang-barang tersebut kini menjadi fokus pencarian aparat kepolisian.
Meski telah memperoleh sejumlah petunjuk awal, penyidik belum menyimpulkan motif pencurian maupun memastikan apakah pelaku beraksi sendiri atau melibatkan pihak lain. Dugaan adanya keterlibatan orang dalam juga masih menjadi salah satu aspek yang didalami penyidik.
“Sementara masih dalam penyelidikan,” tegas Indra.
Hingga kini, Satreskrim Polres Magetan masih terus mengumpulkan barang bukti, menganalisis rekaman CCTV, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan seluruh rangkaian peristiwa dalam kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Setda Kabupaten Magetan tersebut. [fiq/beq]






