Magetan (beritajatim.com) – Sebuah truk di Magetan diduga melangsir BBM jenis solar di sejumlah SPBU. Solar tersebut kemudian ditimbun.
Informasi dari sumber beritajatim.com, truk itu punya bak yang ditutup penuh. Diduga, truk langsir solar itu beroperasi sejak sebulan terakhir.
Di dalam bak truk, ada beberapa jerigen jumbo untuk menampung solar yang dipompa dari tangki bahan bakar. Ada satu alat pompa untuk menyedot solar dari tangki ke tandon jerigen jumbo tersebut.

Tak hanya satu jerigen jumbo, satu bak truk bisa memuat tiga jerigen jumbo sekaligus. Jerigen jumbo itu tak terlihat karena ditutup terpal. Bak truk bagian belakang juga ditutup mentok sampai garis batas bak samping kanan kiri.
Truk itu diduga melangsir BBM solar di sembilan SPBU di Magetan, diantaranya SPBU Maospati depan Taman Ria Lanud Iswahjudi, SPBU Belotan Bendo, SPBU Maospati dekat Terminal Maospati, SPBU Patihan Karangrejo, SPBU Bulu Sukomoro, SPBU Tambran dekat Secata, SPBU Kota Magetan, SPBU Srogo Panekan, dan SPBU Plaosan.
Beberapa video yang didapat oleh beritajatim.com, menunjukkan bak truk yang sudah dimodifikasi. Ada sekitar dua jerigen jumbo di bak truk yang tertutup terpal.
Pantauan sumber beritajatim.com, truk tersebut kerap mengisi BBM di sembilan SPBU tersebut. Tak hanya satu, tapi ada lima unit truk. Empat truk biasa yang sudah dimodifikasi baknya, dan satu unit truk box. Salah satunya memiliki plat nomor BE 8398 Q
Waktu mereka mengisi bahan bakar solar juga tak pasti, kadang pagi, siang, hingga sore hari. Kemudian, jerigen yang sudah terisi penuh oleh solar, dibawa ke suatu tempat penampungan di Desa Kwangsen, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tepatnya di Selatan SPBU Kwangsen. Total ratusan liter solar yang sudah ditimbun itu diduga disetorkan ke wilayah Surabaya.
Menanggapi informasi tersebut, Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan mengaku bakal melidik laporan dugaan penimbunan BBM jenis solar tersebut.
“Kami akan buktikan laporan ini, jika terbukti akan kami cari pidananya di mana. Yang jelas akan kami lidik,” kata Ridwan. [fiq/beq]






