Hukum & Kriminal

Sebelum Perkosa Janda, Pelaku Gelar Pesta Miras

foto/ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang terus mendalami kasus perkosaan dan pembunuhan dengan korban seorang janda bernama Siti Rukayah (35), warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno. Hasil pemeriksaan diketahui, pelaku berinisial TPS (29), warga Tambaksari, Surabaya.

Sebelum menjalankan aksinya, pelaku menggelar pesta miras (minuman keras) bersama tujuh orang temannya di sebuah rumah kosong di Desa Mojowangi, Sabtu (16/5/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Dua jam kemudian, TPS meninggalkan lokasi untuk membeli air mineral di sebuah minimarket yang tak jauh dari lokasi.

Mendekat lokasi kejadian, TPS melihat korban di seberang jalan. Pelaku kemudian melambaikan tangan kepada korban. Selanjutnya, Siti menyeberang jalan mendatangi pelaku. TPS kemudian menggandeng tangan Siti dan mengajaknya ke belakang minimarket tersebut. Siti menolak, tapi TPS tetap memaksa.

Nah, di belakang minimarket itulah pelaku memaksa korban untuk melakukan gubungan layaknya suami istri. Lagi-lagi, Siti memberontak. Dia meronta, menolak disetubuhi. Karena kalah kuat, pertahanan Siti kedodoran. TPS berhasil melucuti celana korban. Pelaku melampiaskan nafsu bejatnya.

Di tengah itu, Siti kembali melakukan perlawanan. Dari situlah emosi pelaku terpantik. Dia memukul mulut korban menggunakan tangan kosong. TPS kembali menghujani pukulan pada pelipis dan mata korban. Masih belum puas, TPS membenturkan kepala korban ke lantai sebanyal dua kali.

“Terakhir, pelaku menginjak dada korban sebanyak satu kali. Seketika, korban pingasan. Tersangka berusaha mengangkat tubuh korban untuk dibawa ke semak-semak. Namun baru empat meter ditutunkan kembali. Karena pelaku melihat warga mendatangi lokasi. Karena sebelumnya korban memang berteriak minta tolongm,” ujar Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, Senin (18/5/2020).

Untuk menghindari kepungan warga, pelaku langsung melarikan diri. Dia menghilang di kegelapan malam. Korban yang pingsan lantas ditolong oleh warga dan dilarikan ke RSUD Jombang. Namun sayang, nyawa janda dua anak ini tak tertolong.

“Pelaku sudah kita tangkap. Atas perbuatannya dia dijerat pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan Jo pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, jo pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancamannya penjara paling lama 15 tahun,” ujar Kapolres. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar