Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ratusan Orang di Bojonegoro Antre Adopsi Bayi yang Dibuang Orangtuanya

Tenaga medis di Puskesmas Dander bersama Kapolsek Dander AKP Jadmiko saat menggendong bayi yang diduga sengaja dibuang ibunya.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Bayi perempuan yang dibuang orangtua akhirnya diserahkan ke UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. “Sudah kami serahkan ke Dinsos Provinsi, kemarin,” ujar Kapolsek Dander AKP Jadmiko, Rabu (5/10/2022).

Sebelum proses penyerahan dilakukan, petugas dari Dinsos Provinsi Jawa Timur yang mewakili juga mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan koordinasi.

Menurut Kepala Dinsos Kabupaten Bojonegoro, Arwan, saat ini sudah ada ratusan orang tua yang masuk daftar antre untuk mengadopsi bayi tersebut. “Sudah ada 300 orang lebih yang masuk daftar tunggu yang akan mengadopsi bayinya,” ujar Arwan.


Menurut Arwan, untuk mengadopsi bayi tersebut syaratnya sangat banyak. Hal itu dilakukan untuk menjamin masa depan anak. Salah satu persyaratan untuk mendapatkan izin adopsi secara langsung diantaranya, harus sudah menikah lebih dari lima tahun.

Kemudian, berumur paling rendah 30 tahun dan maksimal 55 tahun, calon orang tua angkat (COTA) harus seagama dengan agama yang dianut oleh calon anak angkat (CAA), mampu secara ekonomi dan sosial, tidak atau belum memiliki anak atau hanya memiliki anak satu.

Suami maupun istri dinyatakan oleh dokter ahli kecil kemungkinan atau sudah tidak dapat lagi memberikan keturunan, dan mengajukan surat permohonan ijin untuk mengadopsi anak kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dengan beberapa lampiran surat.

Persyaratan adopsi bisa diakses melalui media sosial Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro. https://www.instagram.com/p/Cgg8zJKpi3X/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Diberitakan sebelumnya, bayi baru lahir berjenis kelamin perempuan ditemukan warga di bawah pohon kelor turut Desa Sumberarum RT 11 RW 04 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, sekitar pukul 22.40 WIB, Senin (26/9/2022). Polisi kini masih memburu orang tua bayi tersebut. [lus/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar