Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Puluhan Emak-emak Korban Dugaan Pemotongan Bansos PKH di Probolinggo Diperiksa Polisi

Sejumlah emak-emak penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Desa Randuputih Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, dipanggil Polisi.

Probolinggo (beritajatim.com) – Sejumlah emak-emak penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Desa Randuputih Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, dipanggil Polisi. Pemanggilan ini dilakukan terkait adanya dugaan pemotongan dana PKH yang dilakukan oleh ketua kelompoknya.

Data yang berhasil dihimpun beritajatim.com menyebutkan, saat ini unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Probolinggo sudah melakukan klarifikasi kepada 10 penerima PKH di desa tersebut.

“Untuk hari ini (15 November, Red), ada 20 orang penerima PKH yang di Klarifikasi. Lokasi Klarifikasi di Polsek Dringu, totalnya ada 30 orang. Ini hasil pendalaman,” jelas Paur Humas Polres Probolinggo, Bripka Muhtar Yuliarto, Senin (15/11/2021).

Diketahui, sejumlah warga Desa Randu Putih Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, yang didominasi oleh emak-emak melaporkan tindak pidana dugaan pemotongan dana bantuan PKH dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang dilakukan oleh oknum ketua PKH setempat sejak dua tahun berturut-turut dari tahun 2020 lalu, Kamis (7/10/2021) kemarin. (tr/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar