Kediri (beritajatim.com) – Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri langsung menindaklanjuti kebakaran yang terjadi di Pasar Gringging Kediri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdag Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, telah meninjau lokasi Pasar Gringging yang terbakar dan memastikan bahwa yang terdampak bukan kios, melainkan lapak.
“Perlu kami klarifikasi, bahwa yang terbakar bukan kios, tapi lapak. Itu di tengah bangunan utama, cuma pedagang kebablasan, sehingga seperti kios,” ungkap Tutik Purwaningsih, pada Selasa (30/5/2023).
BACA JUGA : Pasar Gringging Kediri Terbakar, Polisi Duga Ini Penyebabnya
Masih kata Tutik, Disdag memastikan ada tiga lapak di zona konveksi Pasar Gringging Kediri yang terdampak kebakaran.
Masing-masing milik Sutrisno, Siti Kotimah dan Ali Mukarom. Seluruh lapak yang terdampak kebakaran tersebut menjual pakaian.
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Grogol juga masih melakukan serangkaian penyelidikan terhadap kebakaran di Pasar Gringging Kediri ini.
BACA JUGA : Pasar Gringging Kediri Terbakar Hebat, Pedagang Panik
Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu diduga disebabkan oleh korsleting listrik di lapak milik Sutrisno.
Selain mengungkap penyebab kebakaran, Kapolsek Grogol AKP Widodo Haryono Saputro mengatakan, penyelidikan yang dilakukan juga untuk menghitung kerugian materi.
“Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran di Pasar Gringging. Kita masih menghitung nilai kerugian yang ditimbulkan,” kata AKP Widodo. [nm/ted]






