Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Narkoba dan Prostitusi Jadi Sasaran Operasi Pekat Semeru Polres Pamekasan

Wakapolres Pamekasan, Kompol Azi Pratas Guspitu (kiri) bersama Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto (kanan) dalam Latihan Pra Operasi Pekat Semeru 2022 di Gedung Bhayangkara, Sabtu (21/5/2022).

Pamekasan (beritajatim.com) – Giat razia penyakit masyarakat dengan sandi Operasi Pekat Semeru 2022 yang digagas Polres Pamekasan, memprioritaskan pada penindakan kasus narkoba dan prostitusi khususnya di wilayah hukum Polres Pamekasan.

Operasi tersebut direncanakan digelar selama 12 hari kedepan, terhitung sejak Senin (23/5/2022) hingga Jum’at (3/6/2022) mendatang. Khususnya untuk menindak beragam jenis penyakit masyarakat, seperti penanggulangan premanisme, pornografi, judi, handak, petasan, mercon hingga miras.

“Dalam operasi kali ini, kita akan melakukan penindakan terhadap berbagai jenis penyakit masyarakat. Khususnya penyalahgunaan narkoba dan prostitusi,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, melalui Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto, Selasa (24/5/2022).

Operasi Kewilayahan dengan sandi ‘Pekat Semeru 2022’ tersebut, digelar dalam rangka penanggulangan berbagai jenis tindakan penyakit masyarakat. “Operasi ini mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung kegiatan intelijen dan kegiatan penindakan,” ungkapnya.

“Operasi ini bersifat kewilayahan, artinya seluruh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur melaksanakan operasi pekat secara serentak. Sehingga kita harapkan dengan operasi ini, nantinya pelaku tindak kejahatan, khususnya di wilayah Polres Pamekasan dapat ditekan seminimal mungkin,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau seluruh jajaran personil yang terlibat agar selalu mengedepankan penindakan persuasif dan humas. “Melalui kegiatan ini kami berharap nantinya berkesinambungan, artinya operasi ini berjalan sesuai target operasi yang sudah ditentukan,” pungkasnya. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar