Hukum & Kriminal

Motor Petugas Damkar Surabaya Dicuri Maling

Foto ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Aksi kejahatan Curanmor di Surabaya tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah bagi petugas kepolisian. Terbaru, seorang petugas Damkar bernama Gilang kehilangan sepeda motornya saat ditinggal takziah, Minggu, (08/01/2023).

Gilang kehilangan motor Honda Beat L 6557 UH warna hitam yang sudah ia miliki 5 tahun ini di Jalan Jemur Wonosari Sekolahan. Kejadian yang menimpa Gilang menambah daftar panjang kejahatan curanmor di Surabaya.

Gilang menceritakan, sebelum menyadari dirinya menjadi salah satu korban curanmor di Surabaya, ia bersama teman-temannya dari PMK Rayon Rungkut ingin melakukan takziah di rumah rekan seprofesinya. Saat itu, sejumlah teman mengusulkan agar menitipkan sepeda motor di salah satu rumah petugas Damkar di Jalan Jemur Wonosari Sekolahan dan bersama-sama berangkat dengan mengendarai Mobil.

“Jadi kami sepakat kumpul di rumah salah satu teman kami di Jemur Wonosari Sekolahan itu mas. Kita titipin sepeda terus berangkat sama-sama naik mobil,” ujar Gilang, Selasa (10/01/2023).

Namun, saat selesai takziah dan kembali ke lokasi awal untuk mengambil sepeda motor, Gilang kaget lantaran motor kesayangannya hilang. Ia pun mendapati motor temannya yang telah dijebol rumah kunci namun karena digembok cakramnya, motor tersebut tidak hilang.

“Motor teman saya juga ada yang dirusak. Mungkin, niatnya mau ambil dua motor sekaligus, saya curiga pelakunya lebih dari satu orang,” ujarnya.

Gilang telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Wonocolo. Dia berharap sepeda motornya bisa kembali. Selain itu, ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan memberantas bandit curanmor di Surabaya agar tidak terjadi kembali aksi serupa.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, AKP Ristitanto saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mengecek terlebih dahulu.

“Saya cek ya mas,” ujarnya singkat. [ang/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar