Hukum & Kriminal

Ini Pengakuan Pelaku Prostitusi Threesome di Pacet, Mojokerto

Kedua pelaku prostitusi threesome saat di realese di Mapolres Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dengan modus menawarkan villa, kedua pelaku menawarkan pelayanan seks threesome (berhubungan badan bertiga) kepada para pelanggannya. Dengan tarif sebesar Rp 1,5 juta, keduanya berpura-pura sebagai pasangan suami-istri (Pasutri) agar pelanggan tidak sungkan.

Pelaku, Rahayu Ardi Kurniawan (37) mengaku, jika Mustofa hanya teman, bukan suaminya. “Saya punya suami, tiga anak. Dia (Mustofa, red) hanya teman. Saya minta pura-pura sebagai suami saya biar pelanggan mau (pelayanan seks threesome, red),” ungkapnya, Senin (10/2/2020).

Masih kata warga Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ini, pekerjaannya sebagai menawarkan villa. Namun ia mengaku karena butuh uang, sehingga ia mengajak Mustofa untuk memberikan pelayanan seks threesome kepada pelanggan villa.

“Sewa vila harganya Rp500 ribu. Untuk pelayanannya Rp 1,5 juta, Rp 1,2 juta saya dan Mustofa Rp300 ribu. Dia saya minta berpura-pura jadi suami saya biar pelanggan mau (seks threesome, red). Sebelumnya belum pernah, dulu pernah saat muda (seks threesome, red) karena butuh uang, jadi saya punya ide itu,” ujarnya kemudian mengaku sudah melakukan tiga kali tahun ini.

Sementara itu, Mustofa (38) mengaku, belum pernah berhubungan seks threesome. “Tidak pernah (seks threesome, red). Ada perjanjian, disuruh mbaknya (Rahayu, red) pura-pura jadi suami. Ternyata diminta melakukan threesome,” jelasnya.

Masih kata warga Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Pacet ini, ia dijanjikan diberi untuk Rp300 ribu dalam sekali pelayanan seks threesome. Namun pekerjaan utamanya adalah tukang pijet plus yang sudah dijalani selama dua tahun. Dengan pelanggan ibu rumah tangga dan janda.

“Rata-rata STW (Setengah TuWir, red) dan janda. Biasanya ke rumah, pelanggan dari luar kota. Awalnya pijet, kalau pelanggan mau lanjut ya lanjut (berhubungan badan, red). Ada trik agar pelanggan mau lanjut, tapi kalau threesome ya baru kali ini, diajak mbaknya (Rahayu, red),” tegasnya.

Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni uang tunai Rp 1,5 juta, tiga buah Handphone (HP) merk Polytron warna putih, Haier warna gold dan Huawei warna, satu buah sprei warna merah dan satu buah selimut warna merah. Keduanya pelaku dijerat Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP dengan ancaman 1 tahun, 4 bulan.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar