Hukum & Kriminal

Gara-gara Tidak Dibezuk di Tahanan, Pelaku Curanmor Ini ‘Nyanyi’

Budi Darmawan dan Hendra Angga dua pelaku yang dicokot

Surabaya(beritajatim.com)– Gara-gara tidak dibezuk  rekannya saat bersama melakukan aksi curanmor membuat Ade Roni sakit hati dan buka suara ke Anggota Reskrim Polsek Simokerto

“Ade ini terlebih dulu kami amankan,” kata Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih Rabu (27/2/2019).

Merasa sakit hati lantaran Ade tidak dibesuk di tahanan. Maka dua rekannya yakni Budi Darmawan (20), warga Kandangan dan Hendra Angga (25), warga Tambak Asri, Surabaya akhirnya ditangkap dan harus menginap di hotel prodeo Polsek Simokerto, Surabaya.

“Ade Roni sakit hati dan merasa tidak dihargai karena tidak sekalipun dua temannya itu, menjenguknya di tahanan. Padahal awalnya, Roni sempat menutupi keterangan itu,” lanjutnya.

Dalam perkara curanmor itu, masih kata Masdawati bahwa aksi ketiga tersangka tersebut mencuri motor jenis Honda Beat L 5111 SD milik Bambang Handoyo di Jalan Kapasan Kidul 5. Untuk melancarkan aksinya, Ade CS menggunakan sebuah kunci T untuk merusak rumah kontak.

“Ketiga tersangka berboncengan tiga mencari sasaran. Setelah mendapatkan motor korban, tersangka Ade yang bertugas mengendarai motor curian itu. Namun, karena mesin tidak bisa menyala, mereka mendorong motor tersebut,” papar Masdawati.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, sebelum melakukan aksi tersebut ketiga tersangka sudah mengatur siasat di sebuah tempat kawasan eks Lokalisasi Kremil.

“Mereka berbagi tugas di Kremil sebelum akhirnya beraksi di wilayah kami,” tandas Masdawati.

Dihadapan penyidik, kedua tersangka mengaku usai menjual motor tersebut, ketiga tersangka berbagi hasil. Bahkan, mereka menggunakan uang haram itu untuk foya-foya dan mengunjungi beberapa tempat hiburan malam.” Sudah saya habiskan buat foya-foya dan pesta miras,” tutup Budi. [gil/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar