Ringkasan Berita:
- Polsek Widodaren mengamankan 10 sepeda motor berknalpot brong dalam operasi menjelang Bulan Suro di Kabupaten Ngawi.
- Penertiban dilakukan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
- Operasi digelar di area parkir salah satu sekolah dan mendapat dukungan dari pihak sekolah sebagai bentuk edukasi kepada pelajar.
- Polisi menegaskan penertiban bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban menjelang rangkaian kegiatan Bulan Suro dan pengesahan warga baru perguruan silat.
Ngawi (beritajatim.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Widodaren, Kabupaten Ngawi, mengamankan 10 unit sepeda motor berknalpot brong dalam operasi penertiban yang digelar menjelang rangkaian kegiatan Bulan Suro dan pengesahan warga baru perguruan silat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Operasi merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan Polsek Widodaren, Polres Ngawi, pada Sabtu (21/6/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Widodaren AKP M. Farid Suharta bersama delapan personel dengan sasaran kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Penertiban dilakukan di area parkir salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Widodaren. Kepolisian menyebut kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah sebagai bentuk kolaborasi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan tertib.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 10 sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau knalpot tidak sesuai standar. Seluruh kendaraan kemudian diamankan sebagai bagian dari penegakan aturan lalu lintas sekaligus sarana edukasi bagi para pelajar.
Knalpot brong selama ini menjadi salah satu sumber keluhan masyarakat karena menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan lingkungan. Selain berdampak terhadap ketertiban umum, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi juga menjadi perhatian aparat menjelang momentum yang melibatkan konsentrasi massa, termasuk rangkaian kegiatan Bulan Suro.
Di Kabupaten Ngawi, Bulan Suro identik dengan berbagai tradisi budaya masyarakat, termasuk agenda pengesahan anggota baru sejumlah perguruan silat. Pada periode tersebut, aparat kepolisian meningkatkan patroli serta berbagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Widodaren AKP M. Farid Suharta menegaskan operasi knalpot brong merupakan bagian dari strategi pencegahan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami terus mengedepankan upaya preventif dan penegakan hukum secara humanis agar masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan Bulan Suro dengan aman, tertib, dan nyaman. Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Ngawi, khususnya wilayah Widodaren,” ujar Kapolsek Widodaren saat dikonfirmasi media, Sabtu (21/6/2026).
Menurutnya, pendekatan humanis menjadi prioritas dalam setiap kegiatan penertiban. Selain melakukan penegakan hukum, petugas juga memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kenyamanan masyarakat.
Sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan dinilai menjadi faktor penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Para pelajar diharapkan memahami bahwa penggunaan kendaraan bermotor tidak hanya berkaitan dengan keselamatan pribadi, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan hak pengguna jalan lainnya.
Selama pelaksanaan operasi berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polres Ngawi dalam menciptakan suasana yang aman menjelang berbagai agenda masyarakat selama Bulan Suro.
Polres Ngawi mengimbau masyarakat, khususnya pengendara roda dua, agar mematuhi ketentuan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong. Kepatuhan terhadap aturan diharapkan dapat menjaga ketenangan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi.
Ke depan, kepolisian memastikan penertiban dan edukasi akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta menjaga kondusivitas wilayah selama rangkaian kegiatan Bulan Suro berlangsung. [fiq/beq]






