Ringkasan Berita
- PT SGN MKSO Kebun Dhoho menggelar penanaman dan pemeliharaan pohon pada Sabtu, 20 Juni 2026.
- Kegiatan dilakukan di sekitar Kebun Dhoho, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
- Penanaman pohon bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya air.
- Berbagai jenis pohon seperti trembesi, pule, dan asem ditanam oleh seluruh peserta.
Kediri (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT SGN MKSO Kebun Dhoho melaksanakan kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon di sekitar area Kebun Dhoho, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini diikuti jajaran manajemen serta seluruh staf sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan.
Selain melakukan penghijauan, peserta juga melaksanakan kerja bakti dan pembersihan area pepohonan sebelum proses penanaman dimulai.
Kegiatan penanaman pohon dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian wilayah HGU Jengkol Plosoklaten yang berada di kawasan Kebun Dhoho.
Wilayah tersebut memiliki fungsi strategis dalam mendukung ketersediaan sumber daya air sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap kawasan hijau tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.
General Manager MKSO Kebun Dhoho, Juni Yanto, menegaskan pentingnya menjaga pohon-pohon besar yang telah ada sejak lama di kawasan tersebut.
Menurutnya, pohon-pohon tersebut merupakan warisan yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang.
“Pohon-pohon besar ini merupakan peninggalan nenek moyang kita yang harus kita jaga dan lestarikan. Jika ada yang roboh karena usia atau terkena angin, maka kita ganti dengan penanaman pohon baru,” ujar Juni Yanto.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menanam berbagai jenis pohon, mulai dari trembesi, pule, hingga pohon asem.
Bibit pohon dibagikan kepada masing-masing tim untuk kemudian ditanam di sejumlah titik di sekitar kawasan Kebun Dhoho.
Pemilihan jenis pohon dilakukan dengan mempertimbangkan manfaat ekologis serta kemampuan tanaman beradaptasi dengan lingkungan setempat.
Selain melakukan penanaman, peserta juga melaksanakan pemeliharaan terhadap tanaman yang telah ditanam pada kegiatan sebelumnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pohon dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Pemeliharaan meliputi pengecekan kondisi tanaman, pembersihan area sekitar, serta upaya menjaga pertumbuhan pohon agar tetap optimal.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT SGN MKSO Kebun Dhoho berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Pohon-pohon yang ditanam dan dirawat diharapkan mampu memberikan manfaat bagi ekosistem serta masyarakat sekitar pada masa mendatang.
“Mari hijaukan bumi, lestarikan alam untuk masa depan anak cucu kita,” ajak Juni Yanto.
Dengan semangat penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya bagi generasi mendatang. [nm/beq]






