Hukum & Kriminal

Curi Sebatang Kayu Jati, Seorang Kakek Tertangkap Petugas Perhutani

Petugas dari Sat Reskrim Polres Tuban saat melihat barang bukti kayu Jati hasil curian yang diserahkan pihak Perhutani.

Tuban (beritajatim.com) – Petugas dari Perhutani mengamankan seorang kakek-kakek yang diketahui kedapatan mencuri Kayu Jati dengan cara menebangnya di kawasan Hutan Jati yang ada di wilayah Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban beberapa waktu lalu.

Seorang kakek yang ditangkap lantaran mencuri Kayu Jati itu diketahui bernama Somosu (69), warga Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Setelah ditangkap lantaran ketahuan mencuri satu batang kayu jati itu kini pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polres Tuban untuk proses lebih lanjut, Jumat (30/4/2021).

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, penangkapan terhadap Somosu itu berawal dari petugas Perhutani yang sedang melakukan patroli di kawasan hutan Jati yang ada di Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, Tuban itu. Ketika itu petugas mengetahui kakek tersebut sedang menebang satu pohon jati.

“Awalnya petugas Perhutani yang sedang patroli mengetahui pelaku itu sedang menebang kayu Jati. Pelaku yang telah menebang kayu jati milik Perhutani itu kemudian membawa kayu tersebut dengan cara dipundak tanpa memiliki izin untuk dibawa pulang,” terang AKP M Adhi Makayasa, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Mengetahui adanya pencurian itu, sejumlah petugas dari Perhutani langsung mengamankan seorang kakek tersebut beserta dengan barang buktinya. Adapun kayu Jati yang telah ditebang itu panjangnya sekitar 2 meter dan memiliki tebal sekitar 22 centimeter.

“Anggota Perhutani mengamankan pelaku ketika membawa kayu jati dan diserahkan ke Polres guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Semua barang bukti telah kita amankan, termasuk batang kayu jati, gergaji dan kapak,” tambahnya.

Sementara itu, Somosu tersebut diketahui sudah pernah melakukan pencurian kayu Jati di kawasan hutan milik Perhutani tersebut dan sudah diberikan peringatan oleh petugas untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Berdasarkan keterangan para saksi bahwa kakek tersebut melakukan pencurian Kayu Jati hutan itu rencananya akan digunakan untuk perbaikan rumahnya sendiri yang tak jauh dari hutan tersebut.

“Infonya kayu itu untuk bangun rumah pribadi. Sebelumnya sudah ditangkap dan di peringatkan oleh Perhutani, tapi masih mengulangi kembali,” pungkasnya.[mut/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar