Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Anggota Polsek Tambak Bawean Gresik Dipecat Tidak Hormat

Gresik (beritajatim.com) – Anggota Polsek Tambak Bawean, Gresik, Bripka Deni Rahmat dipecat tidak hormat sebagai anggota polisi. Deni Rahmat dipecat karena telah melanggar kedisiplinan karena tidak bertugas selama 30 hari.

Proses pemecatan yang bersangkutan berlangsung di Mapolres Gresik tanpa dihadiri oleh Deni Rahmat. Sebagai gantinya, secara simbolis foto anggota yang dipecat itu dicoret oleh Kapolres Gresik.

“Kalau tidak bisa dibina, saya binasakan,” ujar Kapolres Gresik AKBP M.Nur Aziz, Senin (29/08/2022).


Menurut Aziz, pemecatan anggota ini bagian dari penegasan institusi polri. Siapapun anggota yang melanggar, ia tidak segan-segan memberikan sanksi. Sebaliknya, jika ada anggota yang berprestasi, perwira menengah Polri itu akan memberikan reward kepada anggota.

“Kalau ada anggota yang melakukan pelanggaran, kami berikan punishment sekecil apapun. Bila melanggar hukuman harus diproses sekecil apapun. Saya akan kawal hingga dipecat,” ujarnya

Agar kejadian ini tidak terjadi lagi, dirinya mengajak kepada para anggota yang merupakan aparat penegak hukum harus memberikan tauladan kepada masyarakat.

“Ukir yang baik, kepada seluruh anggota Polres Gresik. Cek betul pengawasan kepada anggota di masing-masing jajaran Polsek. Kalau ada yang melanggar kita proses,” ungkap M.Nur Aziz.

Bripka Deni Rahmat dipecat terhitung mulai 1 April 2022 dari Dinas Bintara Polri. Anggota Polsek Tambak, Bawean itu. Melanggar pasal 11 huruf (a) dan pasal 12 ayat 1 huruf (a) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2003, tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Republik Indonesia. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar