Hukum & Kriminal

3 Warga Pulau Kangean Bacok Tetangga Pakai Celurit dan Parang

Barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk membacok korban (foto : ist)

Sumenep (beritajatim.com) – Tiga warga Pulau Kangean, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep dibekuk aparat Polsek Kangean karena telah melakukan penganiayaan terhadap Musa (40), warga Desa Bilis-bilis, yang masih tetangga pelaku.

Ketiga tersangka itu masing-masing bernama Hermanza (29), Surahmat (24), dan Nur Hamzah (39). Ketiganya warga Desa Bilis-bilis, Kecamatan Arjasa.

“Yang ditangkap pertama itu tersangka Hermanza. Ia mengaku melakukan penganiayaan bersama Surahmat dan Nur Hamzah,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (16/5/2021).

Para tersangka itu ditangkap di pertigaan jalan Arjasa, Desa Arjasa. Mereka mengakui telah menganiaya korban di rumahnya sendiri. “Tersangka mengaku menganiaya korban menggunakan celurit, parang, dan pisau. Sekarang senjata tajam itu sudah diamankan di Polsek Kangean sebagai barang bukti,” papar Widiarti.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka Hermanza mengaku melakukan pembacokan sebanyak 2 kali kepada korban menggunakan sebuah celurit. Sedangkan Surahmat menganiaya korban menggunakan parang sebanyak 2 kali, dan Nur Hamsah membacok korban menggunakan celurit sebanyak 3 kali.

“Ketiga tersangka saat ini diamankan di Polsek Kangean, dijerat pasal 170 subsider pasal 351 ayat (1) KUH Pidana. Kami juga masih melakukan penyidikan, terkait motif penganiayaan itu,” terang Widiarti. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar