Surabaya (beritajatim.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda berbagai wilayah Indonesia selama tiga hari mendatang.
Dalam keterangannya, BMKG menyebut hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpeluang terjadi di sejumlah provinsi, terutama di Pulau Jawa, Sumatra, Bali, Nusa Tenggara, serta sebagian wilayah Sulawesi dan Papua. Selain hujan, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi angin kencang di beberapa daerah.
Hujan Lebat Dominasi Jawa dan Sumatra
Pada 16 dan 17 Februari 2026, wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, hingga sejumlah provinsi di Sumatra seperti Aceh, Jambi, dan Sumatra Barat diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, angin kencang berpotensi terjadi di Banten, Lampung, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Utara.
Memasuki 18 Februari, potensi hujan lebat masih berlangsung, terutama di Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Utara, dan Sumatra Utara.
Risiko Bencana Meningkat
BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi darat, laut, dan udara.
“Masyarakat diimbau tetap waspada, menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana, serta rutin memantau informasi cuaca resmi dari BMKG,” tulis lembaga tersebut dalam pernyataan resminya.
Dengan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak kerugian, baik terhadap keselamatan jiwa maupun aktivitas ekonomi. [aje]






