Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya berpesta gol saat menjamu Persijap Jepara. Bajul Ijo menang telak 4-0 dalam pertandingan tunda pekan kedelapan Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (28/12/2025.
Babak Pertama
Persijap tampil agresif pada awal babak pertama. Mereka berani masuk ke pertahanan Persebaya, dan memaksa Bajul Ijo mengandalkan serangan balik. Untuk menghentikan serangan Persijap itu, Toni Firmansyah bahkan harus melakukan pelanggaran dan menerima kartu kuning pada menit ketujuh.
Persijap mengancam melalui tembakan Carlos Henrique Franca pada menit kesepuluh. Akan tetapi bola melenceng tipis di koro gawang Persebaya. Persebaya merespons dengan tendangan Francisco Rivera dari dalam kotak penalti pada menit ke-13. Hanya saja bola melebar tipis di kiri gawang Persijap.
Franca kembali memberikan ancaman ke gawang Persebaya pada menit ke-19. Kali ini bola sepakannya membentur mistar gawang.
Persebaya mendapatkan hadiah penalti setelah Francisco Rivera dijatuhkan di kotak terlarang pada menit ke-22. Bruno Moreira yang menjadi algojo, berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakan sang kapten tim berhasil mengecoh Sendri Johansyah, kiper Persijap. Persebaya unggul 1-0 pada menit ke-26.
Meski berhasil unggul lewat gol penalti Bruno Moreira, Persebaya tampak kesulitan membongkar pertahanan Persijap sela babak pertama ini. Diego Mauricio yang berperan sebagai ujung tombak utama, gagal memberikan dampak signifikan bagi Persebaya.
Melalui skema sepak pojok, Persebaya memperbesar keunggulan menjadi 2-0 lewat Leo Lelis pada menit ke-38. Tandukan Lelis bersarang ke gawang Persijap, tanpa mampu dibendung kiper Sendri Johansyah. Tak ada tambahan gol hingga berakhirnya babak pertama. Persebaya unggul 2-0.
Babak Kedua

Hujan deras mengguyur Stadion GBT pada awal babak kedua pertandingan Persebaya lawan Persijap. Hujan membuat lapangan lebih licin, sehingga pemain kedua tim cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan pergerakan.
Persebaya melakukan penyegaran pada awal babak kedua. Bajul Ijo memasukan Mihailo Perovic dan Arief Catur Pamungkas saat laga memasuki menit ke-62. Keduanya menggantikan Diego Mauricio dan Koko Ari Araya. Kemudian Gali Freitas dimasukkan pada menit ke-70 menggantikan Malik Risaldi.
Selama kurang lebih 25 menit babak kedua berlangsung, Persijap intens menyerang pertahanan Persebaya. Kiper Persebaya Ernando Ari Sutaryadi harus bekerja ekstra keras untuk menghalau gawangnya dari kebobolan. Sementara itu, Persebaya hanya sesekali mengancam melalui skema serangan balik.
Kehadiran Gali Freitas membuat counter attack Persebaya menjadi lebih berbahaya. Tiga kali pemain asal Timor Leste itu memberi umpan nyaman untuk rekan setimnya. Namun seluruh peluang itu gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Persebaya menggandakan keunggulan menjadi 3-0 lewat sepakan Francisco Rivera pada menit ke-80. Menerima umpan manja dari Gali Freitas, Rivera yang berdiri tanpa pengawalan, dapat dengan mudah menjebol gawang Persijap.
Selang beberapa saat, gol Mihailo Perovic membawa Bajul Ijo memperbesar keunggulan atas Persijap. Bermula dari akselerasi Bruno Moreira, sang kapten tim Persebaya itu memberi umpan matang yang disambut Perovic. Persebaya unggul 4-0 pada menit ke-85.
Meski terus menyerang, Persebaya gagal menambah gol hingga berakhirnya babak kedua. Bajul Ijo menang 4-0. [faw/suf]






