Surabaya (beritajatim.com) – Rachmad Irianto, pemain andalan Persebaya Surabaya, menegaskan ambisinya untuk memutus tren negatif lima hasil imbang berturut-turut saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (28/12/2025). Gelandang berusia 26 tahun tersebut menargetkan poin penuh guna mengakhiri puasa kemenangan Bajol Ijo yang telah berlangsung sejak awal November lalu.
Kekhawatiran Irianto muncul setelah skuad kebanggaan Bonek ini tercatat belum lagi merasakan kemenangan dalam dua bulan terakhir. Berdasarkan data kompetisi, kemenangan terakhir yang diraih Persebaya adalah saat menundukkan Persis Solo dengan skor 2-1 pada 2 November 2025.
“Kalian tahu kan Persebaya meraih lima hasil seri dari lima pertandingan terakhir. Terakhir kali Persebaya merasakan kemenangan ketika mereka menekuk Persis Solo 2-1 pada 2 November 2025,” ungkap pemain yang akrab disapa Rian tersebut, Sabtu (27/12/2025).
Putra dari almarhum Bejo Sugiantori ini mengakui adanya beban moral yang dirasakan seluruh penggawa tim akibat gagal mengonversi peluang menjadi kemenangan. Ia menyoroti lini pertahanan yang kerap kebobolan serta penyelesaian akhir yang dinilai kurang efektif dalam beberapa laga terakhir.
“Saya sebagai pemain dan mewakili teman-teman, dengan hasil imbang lima kali ini, saya sebagai pemain sedikit malu ya, karena harusnya selama lima pertandingan ini bisa dimaksimalkan, tapi banyak peluang yang tersia-sia, dan kita juga banyak kebobolan,” ujarnya secara terbuka.
Rian menekankan bahwa pertandingan melawan Persijap Jepara bukan sekadar laga lanjutan, melainkan sebuah titik balik yang krusial. Ia dan rekan setimnya berjanji akan tampil habis-habisan di hadapan pendukung sendiri untuk mengembalikan kepercayaan publik Surabaya.
“Melawan Persijap adalah momentum yang baik. Saya sudah katakan bahwa saya sendiri sebagai tim malu kalau hasil imbang terus menerus. Jadi pertandingan besok adalah momentum untuk Persebaya,” tegasnya. [way/ian]






