Ponorogo (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Desa Prayungan Kecamatan Sawo Ponorogo. Angin puting beliung ini menyebabkan kerusakan di wilayah yang dilewatinya. Data sementara dari BPBD Ponorogo, tercatat ada 3 rumah yang terdampak.
Rumah tersebut rusak pada bagian atap dan sebagian gentingnya beterbangan. Selain rumah, juga ada 4 bangunan warung semi permanen yang roboh. Bukan itu saja, angin kencang juga merobohkan beberapa tiang listrik dan tiang lampu yang berada di jalan nasional yang menghubungkan Ponorogo-Trenggalek.
“Untuk tiang listrik maupun tiang lampu yang roboh masih dalam proses evakuasi,” kata anggota TRC BPBD Ponorogo Hadi Susanto, Jumat (26/1/2024).
Tiang listrik maupun lampu yang terdampak itu roboh ke jalan raya. Dampaknya, mengganggu arus lalu lintas jurusan Ponorogo-Trenggalek. Untuk mengurai kemacetan, petugas memberlakukan sistem buka tutup sembari melakukan evakuasi tiang-tiang yang roboh tersebut. “Dampaknya tadi arus lalu lintas Ponorogo-Trenggalek terhambat,” katanya.
Lebih lanjut, Hadi menyebutkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terkait dengan yang terdampak hujan deras dan angin puting beliung. Untuk sementara belum ada laporan terkait korban jiwa. “Korban jiwa masih nihil, kita masih melakukan pendataan. Ada laporan juga pohon tumbang menimpa rumah,” pungkas Hadi.
Sementara itu, Suryadi salah satu warga Desa Prayungan menceritakan bahwa hujan berlangsung selama 1 jam. Sementara untuk angin kencang atau puting beliung berlangsung kurang lebih 15 menit.
Atas rumah seperti genting maupun seng dari kanopi dilibas oleh kencangnya angin. “Genting maupun asbes kanopi milik warga rusak karena terdampak angin puting beliung,” pungkasnya. [end/ian]






