Malang(beritajatim.com) – Cuaca ekstrem melanda wilayah Kota Malang pada Kamis, (3/2/2022). Sejak sekira pukul 13.00 WIB hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kota Malang.
Naasnya, sebuah mobil yang sedang terparkir di Jalan Letnan Jendral Sunandar Priyo Sudarmo tertimpa pohon tumbang dengan ukuran besar. Saat itu pengemudi mobil Muhammad warga Mandalawangi, Wagir berada di dalam mobil sendirian. Kejadian pohon tumbang sekira pukul 13.30 WIB.
“Saya antar mertua, posisi saya ada didalam mobil sendirian. Istri, anak dan mertua tidak di dalam mobil. Saya duduk di kemudi. Lalu pohon langsung roboh. Waktu itu angin kencang sama hujan. Kalau anginnya sebentar. Langsung roboh pohonnya,” kata Muhammad.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pohon-tumbang”]
Muhammad mengatakan, saat itu dirinya sedang menunggu mertua yang sedang ada keperluan. Mertuanya ditemani oleh istri dan anaknya. Sedangkan dirinya berada di dalam mobil sembari menunggu keluarganya.
“Posisi saya di dalem. Iya saya kan menunggu mertua. Mengantarkan mertua,” imbuhnya.
Usai pohon tumbang menimpa mobil milik Muhammad. Sejumlah petugas datang ke lokasi. Personel BPBD Kota Malang dan otoritas terkait datang ke lokasi melakukan penebangan pohon. Petugas PLN pun juga datang ke lokasi untuk memastikan arus listrik aman. Sebab, pohon tumbang juga menimpa kabel milik PLN.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang Alie Mulyanto mengungkapkan, laporan sementara di wilayahnya terdapak setidaknya 6 pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini. Titik pohon tumbang menyebar. Namun, didominsi wilayah Kecamatan Blimbing, yakni di kawasan Purwantoro, Pandanwangi, hingga Arjosari.
“Imbauan saat musim hujan sekarang kan cuaca ekstrem. Untuk masyarkat tetap waspada. Kalau melewati lokasi rentan jangan berhenti di bawah pohon besar karena itu rawan ya. Kerugian masih di assesment dan Allhamdulilah tidak ada korban jiwa,” tandas Alie. (luc/ted)






