Surabaya (beritajatim.com) – SFL 10) bocah laki-laki Jl Tambak Pokak, Gang Buntu, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, dijambret oleh dua orang saat sedang asyik mengikuti kelas daring, Senin (14/12/2021) sekitar pukul 08.26 pagi.
Nyoto (40) paman korban mengatakan, peristiwa bermula saat keponakannya duduk di depan teras rumah untuk mengikuti kelas online. Tak lama kemudian datang dua pelaku yang sudah mengawasi keadaan sebelumnya. Usai dipastikan aman, salah satunya turun dan langsung merampas handphone korban.
“Kejadiannya begitu cepat. Pelaku dua orang pakai motor Vario tahu-tahu langsung mengambil gitu saja pas korban lagi belajar online di depan rumah,” kata dia, Rabu (15/12/2021).
Aksi pelaku sempat terekam closed circuit television (CCTV). Dalam rekaman tersebut tampak satu pelaku naik sepeda motor menunggu di ujung gang. Sedangkan pelaku lainnya masuk untuk merampas handphone bocah kelas 5 SD tersebut. Ketika dirampas, sontak korban teriak ‘jambret’ dan mengejar hingga depan gang.
“Saya pikir satu orang ngejambret, tidak tahunya dua orang. Satu sebagai eksekutor dan pelaku lain bersiap di motor di depan gang,” tambahnya.
Korban sempat berusaha mengejar pelaku hingga di depan gang yang jaraknya kurang lebih 50 meter dari rumahnya. Sayang, upaya itu sia-sia sebab pelaku yang berjumlah dua orang cepat kabur membawa hasil curian menggunakan sepeda motor.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-surabaya”]
“Anak ini langsung pulang nangis laporan ke orang tuanya. Saat itu memang orang tua perempuan korban di dalam rumah, namun tidak tahu aksi penjambretan itu,” jelasnya.
Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengungkapkan, pasca kejadian, anggota langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan sejumlah bukti.
“Anggota sudah mengecek ke lokasi, saat ini dalam penyelidikan kami. Mohon waktu, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” pungkasnya. [ang/but]






