Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang momen Hari Raya Idulfitri, Honda kembali menggeliat dengan menggelar pameran otomotif strategis di Tunjungan Plaza 3, Surabaya. Langkah ini diambil sebagai upaya mengejar target penjualan kuartal pertama (Q1) tahun 2026 yang sempat mengalami dinamika akibat kondisi geopolitik dan ekonomi global.
Wendy Mihardja, Director Honda Surabaya Center (HSC), mengungkapkan bahwa meskipun pasar otomotif menghadapi tantangan dari situasi politik dan kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah, pihaknya tetap optimis. Honda saat ini masih kokoh mempertahankan posisi kedua dalam pangsa pasar (market share) otomotif di wilayahnya.
Wendy mengakui adanya sedikit penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Hingga Februari, pencapaian target Januari-Februari berada di angka 85%. Namun, momentum Ramadhan dan Lebaran diharapkan menjadi “booster” utama.
“Kami mencoba mengejar kekurangan di bulan Maret ini. Dengan adanya momen Lebaran yang disusul setelah Imlek, kami berharap penjualan bisa cukup stabil dan terus meningkat,” ujar Wendy di sela-sela pameran. Selama pameran berlangsung hingga hari Minggu, Honda menargetkan setidaknya 80 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) baru.
Salah satu poin menarik yang diungkapkan adalah pergeseran preferensi konsumen. Di tengah isu kenaikan harga bahan bakar, konsumen kini jauh lebih bijak dalam memilih kendaraan. Hal ini terbukti dari melonjaknya angka penjualan unit Hybrid Honda.
Kontribusi varian Hybrid kami sangat signifikan, sekarang mencapai sekitar 60% dari total penjualan. Ini naik cukup banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 50%,” jelas Wendy.
Meskipun gaung kendaraan listrik murni (EV) sempat besar di tahun lalu, Honda melihat bahwa saat ini pasar mulai stabil, di mana teknologi Hybrid menjadi solusi transisi yang paling diminati konsumen karena efisiensi bahan bakarnya yang tinggi tanpa mengorbankan fungsionalitas.
Promo “THR Dua Kali”
Untuk menarik minat pengunjung, Honda menyiapkan berbagai program khusus selama pameran, di antaranya:
* Program THR Dua Kali.
* Paket kredit bunga ringan dan kemudahan tenor.
* Layanan after-sales dan informasi servis bagi pelanggan setia.
Menariknya, meski terdapat beberapa penyegaran pada sisi interior di beberapa tipe, Honda memilih untuk tidak menaikkan harga. “Harga tetap, jadi otomatis walaupun ada tambahan fitur, konsumen mendapatkan nilai lebih,” pungkasnya.[rea]






