Bondowoso (beritajatim.com) – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) area Besuki mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying terhadap gas elpiji 3 kilogram menjelang Lebaran 2025. Hiswana Migas menegaskan bahwa stok gas melon tetap terjaga dan mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.
Ketua Hiswana Migas area Besuki, Ikbal Wilda Fardana, menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya membeli gas elpiji langsung dari pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu per tabung.
“Biar konsumen dapat harga sesuai HET Rp18 ribu per tabung,” kata Ikbal kepada BeritaJatim.com melalui sambungan seluler, Kamis (27/3/2025).
Di beberapa daerah, muncul informasi bahwa harga gas elpiji 3 kg melonjak hingga Rp23 ribu per tabung. Namun, Hiswana Migas memastikan bahwa stok elpiji di wilayah Bondowoso tetap aman.
“Kebutuhan rata-rata per hari di Bondowoso 20.720 tabung. Untuk pekan pertama Maret disediakan 18.480 tabung. Itu setara 89,19 persen dari alokasi harian,” jelas Ikbal.
Sementara itu, pada pekan keempat Maret, distribusi elpiji meningkat menjadi 31.920 tabung atau setara 154,05 persen dari alokasi harian. Total selama Maret 2025, Bondowoso telah menerima pasokan sebesar 243,24 persen dari alokasi harian.
“Artinya kalau melihat dari ketersediaan dan pasokan, seharusnya aman,” tambahnya.
Ikbal menyoroti kemungkinan kenaikan harga di tingkat konsumen akhir yang bisa disebabkan oleh oknum pengecer atau sub pangkalan yang memanfaatkan momen Lebaran untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
“Kemungkinan masyarakat ini mencari elpiji di toko (pengecer). Padahal sebenarnya di masing-masing dusun sudah ada pangkalan elpiji,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pembinaan Hiswana Migas dilakukan hingga tingkat pangkalan, meskipun di bawahnya masih ada sub pangkalan dan pengecer.
“HET di pangkalan kan Rp18 ribu. Jika ke pengecer ada batas toleransi harga jual antara Rp 20 ribu – Rp 21 ribu,” ujarnya.
Ikbal meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan pengecer yang menjual di atas harga wajar.
“Tapi jika di atas itu, tolong sampaikan data pengecernya itu dapat dari pangkalan mana agar segera kami stop suplainya,” tegasnya.
Hiswanamigas berharap tambahan stok elpiji 3 kg benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di momen Lebaran ini.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak perlu panic buying dan membeli tabung secara berlebihan. Karena untuk stok dijamin aman,” pungkasnya. [awi/ian]






