Sidoarjo (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama dengan Letkol Marinir Agus Hariyanto, M.Tr.Hanla., selaku Komandan Rayon Angkatan Motor Pasukan Marinir 2, meninjau vaksinasi di Balai Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Selasa (2/11/2021).
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama dengan stakeholder menginginkan keadaan herd immunity pada masyarakat Sidoarjo. Terlebih, bulan depan akan ada peringatan Hari Natal dan Tahun Baru Masehi.
“Ini antisipasi terhadap gelombang ketiga akibat kebiasaan masyarakat untuk berkegiatan pada tanggal tersebut, supaya tidak lagi menambah penyebaran virus karena sudah mencapai target Herd Immunity,” katanya.
Wabup menjelaskan, yang perlu dilakukan untuk mencapai keadaan Herd Immunity menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia adalah jumlah masyarakat yang divaksin harus mencapai 70 persen. Sedangkan jumlah masyarakat Sidoarjo yang sudah divaksin, saat ini mencapai 75 persen, melebihi standar Kementrian Kesehatan.
“Alhamdulillah ya, dengan kerja sama (antar stakeholder red,) ini, bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai herd immunity dengan melebihi target yang mestinya 70 persen, sekarang sudah 75 persen,” tambah mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo itu.
Begitu pun dengan masyarakat Sidoarjo yang lansia, yang terus dikejar untuk mendapatkan vaksin, atas amanat dari pemerinah supaya vaksin terhadap Lansia mencapai 60 persen. “Juga terkait masalah lansia yang targetnya 60 persen, Sidoarjo itu 40 persen. Insya Allah dengan stakeholder yang ada, kita saling bahu membahu dan bisa memenuhi target,” imbuh Subandi.
Kolaborasi antara stakeholder semacam ini, sangat didukung serta diapresiasi oleh Letkol Marinir Agus Hariyanto. “Intinya kita berkeinginan untuk menyukseskan, meningkatkan atau mempercepat penanganan Covid-19, supaya covid ini cepat selesai,” harap Agus Hariyanto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sidoarjo”]
Selanjutnya, ada 1400 dosis vaksin yang diberikan pada kegiatan ini, dengan rincian Vaksin Sinovac 700 dosis dan Pfizer sebanyak 700 dosis. Harapannya setelah kegiatan ini, masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dalam tiap kegiatan meskipun sudah divaksin, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sampai bersih.
“Prokes diutamakan, jadi jangan sampai ketika kasus Covid-19 melandai, masker tidak dipakai, masih sembrono. Cuci tangan, itu terus dilakukan, vaksinasi disukseskan, disiplin kesehatan dilakukan, ini penting,” tegas Subandi menutup. [isa/ribut]







