Yogyakarta (beritajatim.com) – HCML (Husky-CNOOC Madura Limited), salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah untuk mencapai target transisi energi dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Hal ini disampaikan oleh Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari, dalam acara Lokakarya Media Periode II Tahun 2024, SKK Migas – KKKS Jabanusa.
HCML melihat transisi energi sebagai langkah penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengatasi perubahan iklim. Sejalan dengan target pemerintah, HCML berkomitmen untuk meningkatkan produksi gas bumi yang lebih bersih dan efisien.
“Kami optimistis dapat berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gas nasional, khususnya dalam era transisi energi,” ujar Hamim Tohari.
Kolaborasi antara HCML dan pemerintah, melalui SKK Migas, telah menunjukkan hasil yang signifikan. Proyek Lapangan MDA dan MB yang digarap oleh HCML berhasil meningkatkan pasokan gas nasional sebesar 312 juta standar kaki kubik per hari dan memberikan kontribusi penerimaan negara hingga Rp 37,2 triliun.
Selain fokus pada produksi, HCML juga aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Dalam tiga tahun terakhir, HCML bersama SKK Migas dan KKKS lainnya telah menanam sebanyak 5,9 juta pohon untuk mengurangi emisi karbon. “Program penanaman pohon ini akan terus kami lanjutkan sebagai bentuk komitmen kami terhadap lingkungan,” tambah Hamim Tohari.
Gas bumi dianggap sebagai energi transisi yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya. Oleh karena itu, HCML bersama dengan para pemangku kepentingan industri migas lainnya sepakat untuk mendorong penggunaan gas bumi yang lebih luas.
Indonesia telah menetapkan target untuk mencapai Net-Zero Emission pada tahun 2060. HCML berkomitmen untuk mendukung pencapaian target tersebut dengan menggunakan teknologi rendah emisi dalam kegiatan operasionalnya.
Komitmen HCML dalam mendukung transisi energi dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan merupakan langkah yang positif bagi industri migas Indonesia. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, industri, dan masyarakat, target ketahanan energi nasional dapat tercapai. [rea/suf]






