Sampang (beritajatim.com) – HCML (Husky-CNOOC Madura Limited) mendampingi Sambal Dapoer Haidar dalam mengurus sertifikasi halal. Hal ini dijalankan agar UMKM binaan HCML tersebut dapat terus berkembang.
Head of Field Relations HCML, Ali Aliyudin mengatakan, pendampingan pada Sambal Dapoer Haidar merupakan salah satu wujud komitmen HCML pada UMKM. Menurut dia, HCML ingin memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“To be a good neighbour to local community, alias menjadi tetangga yang baik bagi komunitas di sekitar wilayah operasi HCML,” ujar Ali.
Menurut Ali, sertifikasi halal merupakan modal dasar UMKM berkompetisi di dunia bisnis. Pihaknya sangat berharap UMKM mampu menjalani ketatnya kompetisi tersebut.
“Tentu HCML sangat berharap keberhasilan Sambal Dapoer Haidar akan menginspirasi UMKM-UMKM lain dalam berjuang meraih kesuksesan usaha,” kata dia.
Baca Juga:
HCML ‘Goes to School’, Edukasi Jaga Lingkungan Sehat
Pemilik brand Sambal Dapoer Haidar, Diana Safira mengungkapkan, usahanya telah mendapat pendampingan dari HCML sejak 2019. Pihaknya kerap mendapat pelatihan dari HCML, terutama soal pengurusan sertifikasi halal.

“Terima kasih banyak kepada HCML karena sudah membimbing, melatih, dan banyak membantu pengembangan usaha kami, termasuk membantu pengurusan sertifikasi halal,” kata Diana.
Sementara itu, Auditor Halal LPH PT Sucofindo, Nur Afifah Jamilah, menjelaskan ada lima poin dasar yang perlu diperhatikan dalam pengurusan sertifikasi halal. Untuk Sambal Dapoer Haidar, Nur menilai masih terdapat sejumlah catatan perbaikan yang harus dipenuhi dalam kurun waktu lima hari usai audit.
Baca Juga:
Realisasi Program CSR Terkendala, HCML Lakukan Pembinaan pada LPMS
Setelah dilakukan perbaikan oleh Sambal Dapoer Haidar, pihaknya akan menyidangkan kehalalan dari produk tersebut. Untuk selanjutnya bisa diterbitkan sertifikat halal.
“Nanti yang menetapkan adalah MUI dan yang mengeluarkan sertifikat adalah dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal),” ucap Nur. [beq]






