Ponorogo (beritajatim.com) – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menghadiri pertemuan bersama ratusan kader PDI Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Ponorogo. Kedatangannya ke Bumi Reog, Hasto dalam rangka menggalang kekuatan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tahun 2024.
Hasto menegaskan pentingnya memenangkan pasangan calon (Paslon) Bu Risma dan Gus Hans di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim). Diharapkan sebagai calon pemimpin daerah yang dipercaya dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat Ponorogo.
“Kami melihat harapan publik terhadap kepemimpinan Bu Risma dan Gus Hans semakin besar. Semangat gotong-royong ini kian terlihat dari meningkatnya elektabilitas mereka. Dalam debat kemarin, Bu Risma menunjukkan kepemimpinan yang hangat dan membumi, seperti yang dulu beliau tunjukkan di Surabaya. Itu adalah teladan kepemimpinan yang konkret,” kata Hasto usai pertemuan itu, Senin (28/10/2025).
Hasto memastikan bahwa mesin politik PDI-P, bersama relawan dan berbagai komponen masyarakat, akan bekerja keras mendukung kemenangan Bu Risma dan Gus Hans. Upaya ini senada dengan tujuan juga untuk memenangkan paslon PDI-P lainnya di Ponorogo, yakni Bapak Sugiri Sancoko dan Bu Lisdyarita. yang dianggap mampu membawa perubahan berkelanjutan di daerah ini.
“Politik kami digerakkan oleh nilai-nilai ideologis yang diwariskan oleh Bung Karno. Bu Risma dan Gus Hans merepresentasikan nilai-nilai tersebut, termasuk dalam kolaborasi kultural yang kuat di Jawa Timur, yang juga menghubungkan sejarah PDI-P dengan Nahdlatul Ulama,” kata Hasto, menggarisbawahi sinergi kultural yang dimiliki pasangan calon.
Selain itu, Hasto menginstruksikan agar tim advokasi tetap bekerja untuk memastikan tidak ada intimidasi dari oknum aparat yang mengarah pada penyalahgunaan kekuasaan. Juga untuk melindungi setiap hak masyarakat agar bebas dari tekanan politik praktis
“Kami akan terus mengawasi proses demokrasi, melindungi setiap hak masyarakat agar bebas dari tekanan politik praktis. Aparat negara memiliki tugas mulia untuk menjaga netralitas, dan kami yakin mereka dapat mengemban amanah tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Ia menekankan agar seluruh kader PDIP, relawan, dan masyarakat bersatu padu memastikan bahwa kerja mesin partai terus berjalan maksimal untuk mendukung kemenangan Bu Risma dan Gus Hans. Di tengah antusiasme kader, Hasto optimistis bahwa semangat perjuangan PDI-P akan terus berkobar, menyatukan kekuatan di akar rumput demi kemenangan yang berpihak kepada rakyat.
“Keberhasilan Bu Risma dalam membangun Surabaya adalah monumen hidup yang harus menjadi motivasi utama dalam Pilkada ini. Karena pada akhirnya, perjuangan ini bukan sekadar demi PDI-P, Bu Risma, atau Gus Hans, tetapi demi kesempatan rakyat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik di bawah kepemimpinan yang berintegritas,” tutup Hasto. [end/ian]






