Surabaya (beritajatim.com) – Melonjaknya angka Covid-19 di Surabaya membuat berbagai pihak melakulan langkah antisipatif. Salah satunya adalah dengan melakukan tes swab guna memastikan kondisi semua pihak yang bekerja di lembaga peradilan tersebut.
Dari hasil swab antigen tersebur, sebanyak 23 orang keluarga besar Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkonfirmasi positif Covid-19.
Humas PN Surabaya, Martin Ginting sat dikonfirmasi menyatakan ada 23 orang yang diketahui positif. Yang paling banyak adalah security ada 5 orang, hakim 2 orang dan sisanya masih dalam pendataan.
Sebagai antisipasi melonjaknya tambahan kasus positif Covid-19 tersebut, PN Surabaya berencana akan lockdown.
“Wacana lockdown sudah dipikirkan oleh Pak Ketua. Tapi nanti, karena kita masih menunggu jumlah keseluruhan hasil tes swab antigen hari ini. Selain itu, juga akan dikoordinasikan dengan Ketua Pengadilan Tinggi,” ujarnya Martin Ginting.
Dijelaskan dia, tes swab antigen ini dilakukan secara massal oleh Pengadilan Negeri Surabaya yang membawahi beberapa Pengadilan. Di antaranya, Pengadilan Tipikor Surabaya dan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
“Yang jelas, kami akan terbuka. Tidak akan menutup-nutupi hasil tes swab antigen ini, demi kepentingan kita bersama agar tetap menerapkan protokol kesehatan baik didalam pengadilan maupun diluar,” jelasnya.
Hasil tes swab antigen yang dilakukan PN Surabaya hari ini, Menurut Martin Ginting memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Hal itu dikatakannya berdasarkan penjelasan dari Ketua Tim Medis yang melaksanakan tes swab antigen.
“Kalau hasil swab antigen nya positif maka PCR Swab pun juga positif. Sebaliknya, kalau negatif hasil PCR Swab nya belum tentu negatif. Itulah keterangan yang disampaikan ketua tim medis pada kami,” pungkasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pn-surabaya”]
Diketahui, tes swab antigen di PN Surabaya ini dilakukan untuk mewaspadai masuknya virus Covid-19 varian baru yang saat ini jumlahnya terus melonjak.
Dari ratusan orang yang mengikuti tes swab antigen, baru diketahui sekitar 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. [uci/but]






