Jombang (beritajatim.com) – Bulan suci Ramadhan tidak disia-siakan begitu saja oleh PC (Pengurus Cabang) Fatayat NU (Nahdaltul Ulama) Kabupaten Jombang. Apalagi Ramadhan ini bertepatan dengan Harlah ke-73.
Berbagai kegiatan dilakukan oleh Banom (Badan Otonom) NU ini. Mulai Qotmil Qur’an (khataman Alquran), ziarah Muassis NU, memberikan zakat kepada 750 anak yatim dan dhuafa. Santunan tersebut dilakukan di masing-masing PAC (Pengurus Anak Cabang) atau kecamatan.
Kemudian pada Minggu (16/4/2023) petang, PC Fatayat NU Jombang membagikan 730 takjil kepada pengguna jalan. Acara digelar di perempatan Kebonrojo Jombang. Takjil gratis itu berisi nasi lengkap dengan lauk pauk serta minuman. Semunya dibagikan secara gratis.
BACA JUGA:
Peringatan HUT ke-77 Jatim, Muslimat dan Fatayat NU Praktik Mewarnai Tas
Tentu saja, pembagian takjil tersebut disambut antusias oleh pengguna jalan. Pembagian takjil tersebut dibagi dua kelompok. Satu kelompok di perempatan sebelah selatan, sedangkan satu lagi di sebelah utara lampu merah. Sehingga pengguna jalan dari dua rah tersebut semunya kebagian.
Di dekat lampu merah itu sebuah meja berisi tumpukan kardus nasi disiapkan. Begitu lampu menyala merah, para pengguna jalan berhenti. Para pengurus Fatayat langsung membagikan kardus berisi nasi tersebut. Pembagian takjil itu dipimpin langsung oleh Ketua PC Fatayat NU Jombang Lailatun Ni’mah atau Ning Eli.
“Hari ini kami membagikan 730 paket takajil. Mengapa 730? Karena kegiatan ini merupakan rangkaian Harlah ke-73 Fatayat NU. Semoga apa yang kita lakukan ini bisa membantu sesama. Karena puasa juga untuk membentuk kesalehan sosial,” ujar Ning Eli.

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Abdul Wahab Chasbullah ini menambahkan bahwa kegiatan serupa juga dilakukan oleh pengurus Fatayat NU di tingkat kecamatan. Semuanya berbagi untuk sesama. Selain takjil, pengurus di tingkat kecamatan juga memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
“Rangkaian Harlah ke-73 ini kita lakukan mulai awal Ramadhan. Di antaranya, khataman Alquran, ziarah muassis NU, santunan anak yatim dan fakir miskin. Untuk santunan sudah kita distribukan kepada 750 orang,” ujarnya.
BACA JUGA:
Cak Udin Resmikan Kantor Fatayat NU Kabupaten Malang
Rangkaian Harlah tersebut juga akan dilakukan setelah Ramadhan. Yakni diadakan Pekan Olahraga Fatayat (POF). Kegiatan POF merupakan puncak dalam rangkaian Harlah ke-73 Fatayat NU. “Kita akan menggelar senam massal di alun-alun Jombang pada Mei mendatang. Pesertanya ada 1500 orang,” jelas Ning Eli.
Dengan begitu, lanjutnya, Fatayat tidak hanya bisa menjadi perempuan ‘konco wingking’ (teman di belakang), tapi juga mewujudkan kesehatan jasmani dan rohani. “Dalam POF itu ada lomba Bulutangkis dan lomba bola boli, serta senam Fatayat,” bebernya.

Terlepas dari itu semua, Ning Eli menandaskan bahwa dengan Harlah ke-73 Fatayat NU, oragnisasi perempuan NU ini tetap memberikan manfaat kepada umat. “syiar Fatayat sampai hari ini masih eksis sebagai badan otonom Nahdatul Ulama,” tegasnya.
Sementara itu, Sumiati (46), salah satu pengguna jalan mengucapkan terima kasih usai menerima takjil dari Fatayat. Takjil tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya. Karena Sumiati sedang perjalanan menuju Nganjuk.
“Dengan takjil ini saya tidak bingung lagi untuk berbuka puasa di jalan. Karena rumah saya Nganjuk. Ini sedang perjalanan dari Jombang ke Nganjuk. Jadi bisa berbuka puasa di jalan. Alhamdulillah diberi takjil gratis,” kata wanita berjilbab asal Nganjuk ini. [suf/ted]






