Pamekasan (beritajatim.com) – Peringatan Hari Jadi (Harjad) Ke-493 Kabupaten Pamekasan Tahun 2023, terancam tidak berlangsung meriah seiring dengan keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.
Padahal selama ini, rangkaian kegiatan hari jadi kabupaten Pamekasan, selalu digelar meriah dalam rentang waktu relatif panjang hingga perayaan puncak pada 3 November.
“Rencananya tahun ini hanya menggelar Upacara Hari Jadi Pamekasan, dan Haul Pangeran Ronggosukowati,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Kusairi, melalui Kabid Pariwisata, Moh Zahri, Selasa (30/8/2023).
Berbeda dengan sebelumnya yang selalu dimeriahkan dengan beragam rangkaian kegiatan, digelar secara maraton hingga perayaan puncak dengan tagline ‘Semalam di Madura. “Dengan anggaran minim, kami kira mencukupi (upacara dan haul), tapi kalau acara besar seperti tahun -tahun sebelumnya tidak mungkin,” ungkapnya.
Baca Juga: Pencairan BLT DBHCHT Pamekasan Masuki Tahap Verifikasi dan Validasi
Guna merealisasikan program Harjad Ke-493 tersebut, pihaknya juga sempat mengusulkan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar, hanya saja disetujui oleh Pemkab Pamekasan, dengan anggaran sebesar Rp 300 juta.
“Memang untuk tahun ini, semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengalami pemangkasan anggaran, sehingga kami juga berupaya melakukan koordinasi dengan sejumlah BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang ada untuk mendapat suplai dana tambahan,” jelasnya.
Hanya saja, sekalipun mendapat dana tambahan dari berbagai pihak termasuk BUMD, pihaknya juga memastikan tidak akan menggelar kegiatan semeriah tahun sebelumnya.
Terdapat beragam program yang selama ini menjadi event tahunan dalam rangka menyambut Harjad Kabupaten Pamekasan, di antaranya Festival Bonsai Nasional, Orasi Kepemudaan, Pamekasan Night Carnival, Bazar UMKM, Pameran Cagar Budaya, Kemilau Madura, serta event lainnya. [pin/ted]






