Ringkasan Berita:
- Badri Khumaini terpilih secara aklamasi sebagai Ketua GP Ansor Pamekasan periode 2026–2030.
- Penetapan dilakukan dalam Konfercab XI GP Ansor di Aula PCNU Pamekasan.
- Badri berkomitmen memperkuat kaderisasi, kemandirian organisasi, dan peran sosial kebangsaan.
- Konfercab menjadi momentum regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi pemuda Nahdliyin.
Pamekasan (beritajatim.com) – Badri Khumaini resmi terpilih sebagai Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Pamekasan Masa Khidmat 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XI yang digelar di Aula PCNU Pamekasan, Kamis (30/4/2026).
Pemilihan berlangsung secara mufakat setelah seluruh peserta konferensi yang terdiri dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Pamekasan menyatakan dukungan penuh kepada Badri Khumaini, yang akrab disapa Bastruk.
Tidak adanya calon lain hingga batas akhir pendaftaran membuat forum secara bulat menetapkannya sebagai ketua terpilih untuk memimpin GP Ansor Pamekasan selama empat tahun ke depan.
Meski sebelumnya sempat muncul dinamika terkait transparansi pelaksanaan konferensi, agenda organisasi tersebut akhirnya berjalan lancar dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan.
Badri Khumaini menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya dan menegaskan komitmennya membawa GP Ansor Pamekasan menjadi organisasi kepemudaan yang semakin solid, progresif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Ini (jabatan sebagai ketua) merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab, dan kami mengajak seluruh kader untuk bersama-sama membangun GP Ansor Pamekasan yang lebih maju, mandiri, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah,” kata Badri Khumaini, Jumat (1/5/2026).
Dalam kepemimpinannya, Badri menargetkan penguatan sistem kaderisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia kader, serta pemberdayaan organisasi agar semakin mandiri dan adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kedepan kami juga akan menekankan pentingnya penguatan kaderisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta keterlibatan aktif GP Ansor dalam menjawab tantangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan di era modern,” tegasnya.
Sebagai alumnus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Yogyakarta, Badri membawa visi besar untuk memperkuat peran GP Ansor sebagai penjaga ulama, kiai, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Konfercab XI GP Ansor Pamekasan juga dihadiri oleh sejumlah tokoh ulama, pimpinan pusat GP Ansor, pengurus PAC, Pimpinan Ranting (PR), serta berbagai elemen masyarakat.
Forum empat tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kualitas organisasi dan merumuskan arah gerakan pemuda Nahdliyin di Kabupaten Pamekasan.
Dengan dukungan penuh kader dan struktur organisasi, kepemimpinan Badri Khumaini diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru sekaligus memperkokoh kontribusi GP Ansor Pamekasan dalam bidang sosial, keagamaan, dan kebangsaan. [pin/beq]






