Banyuwangi (beritajatim.com) – Usai menjalani libur panjang momen hari raya idul fitri, seluruh siswa jenjang SD, SMP kembali melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sebagaimana mestinya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Alfian mengatakan, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tatap muka. Seluruh guru dan murid pada hari pertama masuk sekolah mengawali dengan apel pagi dilanjutkan dengan halal bihalal.
“Hari pertama masuk, siswa langsung efektif menjalani pembelajaran. Tidak ada lagi penyesuaian seperti pulang pagi atau hanya bersih-bersih. Siswa bisa langsung mengikuti KBM,” ujarnya.
Alfian mengungkapkan, tidak hanya murid yang diminta hadir langsung dalam kegiatan belajar mengajar hari pertama usai libur lebaran. Namun, para guru juga diminta hadir secara utuh di masing-masing sekolah tanpa meniggalkan tugas tanpa alasan mendesak.
“Kami juga sudah menyampaikan kepada para guru yang hadir bukan sekadar mengisi daftar kehadiran, tapi datang sepenuhnya dengan semangat baru untuk kembali membersamai siswa dengan pembelajaran full,” jelasnya.
Alfian berharap, momentum Syawal ini sebagai langkah awal peningkatan kinerja bersama. Karena sejatinya, pendidikan bukan hanya soal kurikulum, tapi tentang cinta, keteladanan, dan konsistensi.
“Harapannya mumpung masih syawal semangat masih bagus, usai berkumpul dengan kluarga para guru juga murid dapat melakukan pembelajaran efektif. Kurikulum berjalan kembali dengan baik,” terangnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Banyuwangi Holilik menambahkan, mengikuti instruksi dari Dubas Pendidikan agar siswa dan guru langsung melakukan pembelajaran efektif tanpa ada guru yang izin memperpanjang libur.
“Alhamdulillah hari pertama siswa tidak ada yang absen, guru juga hadir semua. Setelah 40 menit apel dan halal bihalal siswa bersih-bersih kelas sebentar lalu belajar materi yang sudah dijadwalkan,” pungkasnya. (ted)






