Banyuwangi (beritajatim.com) – Calon Bupati nomor urut 1, Ipuk Fiestiandani menyambangi Pasar Banyuwangi yang kini berpindah di area Gedung Wanita. Ipuk tampak mendatangi salah satu lapak pedagang baju.
Ipuk memborong sejumlah pakaian dan membagikannya ke warga. Sapaan sejumlah warga menyeruak, mereka meneriakkan yel-yel menang.
“Bu, istri saya nggak punya baju,” teriak seorang pria pedagang ikan di pasar itu.
Pasangan Mujiono di Pilkada Banyuwangi ini pun menyahut teriakan itu sambil menyerahkan sepotong baju.
Berlanjut ke tempat lain, Ipuk tampak bercengkrama dengan para pedagang dan pembeli di Pasar Banyuwangi. Sontak, momen ini dimanfaatkan untuk berswafoto bersama dengan mengangkat 1 jari sebagai simbol nomor urut di Pilkada Banyuwangi.
Calon Bupati yang diusulkan oleh 14 partai ini juga sesekali menyapa pedagang. Bagi mereka yang beruntung, dagangannya dicicipi dan diborong langsung.
Momen blusukan politik ke tengah animo warga ini tampaknya menjadi strategi awal bagi pasangan Ipuk Fiestiandani – Mujiono di Pilbub Banyuwangi. Langkah menyapa langsung masyarakat dengan kekuatan petahana yang lebih unggul secara elektabilitas, menjadi jurus kunci untuk memenangkan hati warga. [rin/beq]






