Pasuruan (beritajatim.com) – Menanggapi banyaknya warga yang protes akibat limbah yang dikeluarkan oleh perusahaan di Pasuruan, Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto akan menelusuri adanya olahan limbah yang merugikan masyarakat.
Andriyanto mengatakan bahwa di Kabupaten Pasuruan setidaknya ada 1400 perusahaan. Dari 1400 perusahaan tersebut nantinya akan dilakukan penelusuran dan di data kembali terkait limbahnya.
Ada beberapa faktor terkait limbah yang dikeluhkan oleh masyarakat kepada pemerintahan. Ada memang benar perusahaan tersebut membuang limbah, ada juga perusahaan yang difitnah telah membuang limbah.
Baca Juga: Detik-detik Kios Warung Makan di Pasar Agrobis Plaosan Magetan Terbakar
“Bisa jadi di perusahaan itu sudah melakukan sesuai proses pengelolaan limbah. Tapi bisa juga itu hanya fitnah, jadi kita juga masih menelusuri terkait limbah ini,” kata Andriyanto.
Selain pembuangan limbah, Andriyanto juga mengatakan bahwa mungkin CSR yang diberikan perusahaan tidak dilakukan secara optimal. Sehingga Pemkab Pasuruan akan melakukan kolaborasi dengan perusahaan yang ada di Pasuruan.
Dijelaskan pula, pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan perusahaan yang ada di Pasuruan. Dengan kolaborasi ini nantinya banyak investor yang masuk untuk membuka usahanya di wilayah Pasuruan.
Baca Juga: Kelabuhi RS PHC, Dokter Gadungan Dihukum 3,5 Tahun Penjara
“Kita juga akan buat surat edaran bagi perusahaan yang ada di Pasuruan untuk mempercantik wilayahnya masing-masing. Sehingga hal tersebut bisa membantu Pemkab dalam menjaga lingkungan sekitar,” tutupnya. (ada/ian)






