Jombang (beritajatim.com) – Hari pertama masuk kerja, Pj Bupati Jombang Sugiat mulai melakukan sejumlah aktivitas. Pria yang pernah menjabat sebagai Kabinda (Kepala Badan Intelijen Negara Daerah) Sulawesi Barat (Sulbar) ini ikut mengantar Bupati dan Wabup Jombang 2018-2023, Mundjidah Wahab-Sumrambah ke kediamannya.
Mundjidah pulang ke PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang, sedangkan Sumrambah pulang ke perumahan yang ada di kawasan Cempaka Mas Jombang. Dalam menjalankan kegiatan tersebut, Sugiat mengendarai mobil dinas S 1 WP.
“Jombang adalah tempat kelahiran saya. Meskipun tidak sering pulang, minimal setiap lebaran saya pulang kamoung. Jadi sudah akrab dengan Jombang. Saya lahir di Dusun Kalongan Desa Japanan Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang,” ujar Sugiat, Senin (25/9/2023).
Sugiat juga mengungkapkan tentang program-program prioritas yang akan diterapkan selama memimpin Jombang setahun kedepan. Yakni, sesuai program yang diperintahkan Presiden Joko Widodo dan instruksi Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Di antaranya, penanganan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem. Selanjutnya tentang infrastruktur dan peningkatan investasi. Karena investasi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi daerah.
BACA JUGA:
Besok Malam, Pengenalan Pj Bupati Jombang di Alun-alun
“Kemudian penanganan stunting, pengendalian inflasi daerah. Perizinan investasi yang tidak berbelit-belit. Lalu pelayanan publik yang harus berjalan dengan baik. Itu sejumlah prioritas. ADa delapan item,” ujar Sugiat.
Berbekal sejumlah pengalaman di BIN (Badan Intelejen Indonesia), Sugiat yang pernah menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengendalian Operasi Intelejen Dalam Negeri itu, yakin mengetahui kondisi Jombang.
Sugiat juga mengucapkan terima kasih kepada H Mundjidah Wahab yang telah memimpin Kabupaten Jombang selama lima tahun. “Beliau adalah panutan. Pembangunan yang sudah baik selama lima tahun itu akan saya lanjutkan,” kata Sugiat. [suf]






