Surabaya (beritajatim.com) – Massa mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi menolak penundaan penolakan atau perpanjangan masa jabatan presiden hingga kenaikan sejumlah harga bahan pokok mulai dari BBM, hingga PPN di Surabaya, Rabu (13/4/2022).
Titik kumpul aksi bertema “Menuntut Untuk Pulihkan Ekonomi, dan Hancurkan Oligarki” ini berada di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pukul 10.00, lalu menuju Balai Kota Surabaya dilanjutkan menuju DPRD Provinsi Jawa Timur.
[berita-terkait number=”5″ tag=”demo-mahasiswa”]
Informasi yang diterima beritajatim.com, Cipayung plus Surabaya memiliki 4 tuntutan: yakni, menolak kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak), menolak nenaikan PPn (pajak penambahan nilai), menolak kenaikan harga minyak goreng, sert usut tuntas mafia minyak goreng.
Kelompok Cipayung Plus Surabaya terdiri dari 7 organisasi mahasiswa. Masing-masing yakni, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), serta Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).
Kemudian, Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiah (IMM). [asg/suf]






