Surabaya (beritajatim.com) – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Provinsi Jawa Timur kembali mengalami fluktuasi pada Kamis (6/11/2025).
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), sejumlah komoditas menunjukkan tren penurunan, sementara beberapa lainnya justru naik.
Beras
Harga beras menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan pada hari ini. Untuk beras premium, harga rata-rata turun dari Rp14.951 menjadi Rp14.919 per kilogram, atau melemah sekitar 0,22 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, beras medium juga ikut terkoreksi dari Rp12.884 menjadi Rp12.761 per kilogram, turun 0,95 persen.
Gula
Komoditas gula kristal putih hari ini juga menunjukkan penurunan harga, dari Rp16.348 menjadi Rp16.294 per kilogram, atau turun 0,33 persen. Kondisi ini relatif stabil dan tidak menimbulkan kekhawatiran di pasar.
Minyak Goreng
Sementara itu, minyak goreng mengalami pergerakan harga yang bervariasi. Rata-rata harga minyak goreng turun 0,93 persen untuk jenis curah dan kemasan sederhana. Namun, minyak goreng kemasan premium justru naik 1,09 persen, dengan harga rata-rata mencapai Rp20.348 per liter.
Telur Ayam
Untuk telur ayam kampung, harga terpantau sedikit turun. Sedangkan telur ayam ras naik tipis sebesar 0,41 persen, dari Rp28.173 menjadi Rp28.289 per kilogram.
Cabai
Kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai. Semua jenis cabe mengalami kenaikan harga antara 5 hingga 8,27 persen. Cabai merah besar naik dari Rp49.371 menjadi Rp53.453 per kilogram,
Cabai merah keriting dan cabai rawit merah juga tercatat meningkat signifikan di sejumlah pasar.
Secara umum, harga sembako di Jawa Timur hari ini masih tergolong stabil meski terjadi pergerakan naik-turun di beberapa komoditas.
Pemerintah daerah bersama Siskaperbapo terus memantau perkembangan harga untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga daya beli masyarakat.
Adapun dengan adanya informasi ini bisa dijadikan sebagai acuan bagi konsumen maupun pelaku usaha untuk menyesuaikan rencana belanja dan distribusi. (fyi/ian)






