Sampang (beritajatim.com) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah tahun 2025, harga sapi di Kabupaten Sampang, Madura, mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan, naiknya harga pakan ternak, serta biaya transportasi yang turut melonjak.
Salah satu pedagang sapi asal Aeng Sareh, Muhammad Yazid, menyebutkan bahwa harga sapi besar kini berkisar antara Rp23 juta hingga Rp40 juta per ekor, tergantung pada bobot sapi yang bervariasi antara 400 hingga 850 kilogram.
“Kenaikan harga sapi sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta per ekor,” ujar Yazid, Jumat (23/5/2025).
Yazid juga memastikan bahwa seluruh sapi yang dijualnya telah memenuhi syarat sebagai hewan kurban, terutama dalam hal kesehatan. Menurutnya, Dinas Peternakan setempat rutin melakukan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan untuk menjamin kelayakan hewan ternak.
“Sebabnya, Dinas Peternakan setempat rutin melakukan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan hewan untuk memastikan kualitas sapi yang dijual,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sampang, Hairijah, mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menetapkan harga resmi untuk hewan ternak karena sepenuhnya bergantung pada mekanisme pasar.
“Cuma saya sempat tanya ke para pedagang itu, waktu mengecek kondisi pasar. Harga jual sapi itu musiman. Seperti halnya hari raya, bulan Syawal itu mahal, akan tetapi kalau seperti musim-musim biasanya itu turun lagi,” jelas Hairijah. [sar/beq]






