Madiun (beritajatim.com) – Pedagang di Madiun memerkirakan harga hewan kurban jenis kambing tahun ini mengalami kenaikan. Seperti yang dikatakan Sumiarto, pedagang asal Desa Ngadirejo Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun.
Sumiarto menyebutkan, ada kenaikan harga kambing jika dibandingkan dengan tahun lalu, hanya Rp 2,7 juta sampai dengan Rp 3 juta. Saat ini, harga kambing paling kecil Rp 3 juta, paling besar sekitar Rp 4 juta.
“Saya perkirakan ada keramaian pembeli pada seminggu sebelum Hari Idul Adha. Tidak menutup kemungkinan terjadi kenaikan harga sampai ratusan ribu rupiah. Saya memilih buka lapak mandiri, karena pembeli bisa datang langsung dan tidak perlu jauh jauh,” kata Sumiarto, Selasa (13/6/2023).
Dia juga membuka layanan penitipan hewan kurban apabila sudah terjadi kesepakatan harga dengan pembeli. Hewan qurban yang dititipkan, bisa diambil mendekati Idul Adha. Saat ini sudah ada 25 ekor yang dititipkan padanya. Tentu ada biaya perawatannya.
BACA JUGA:
Stabil, Cek Harga Kambing di Kediri Jelang Hari Raya Kurban
“Kami terus jaga kesehatan hewan. Selain membersihkan kandang hewan juga ada pengecekan Dinas Kesehatan. Mengingat, saya ambil Kambing dari Ponorogo,” katanya Sumiarto.
Mayoritas pembeli hewan kurban kambing berasal dari Kabupaten dan Kota Madiun. Pada kali ini dirinya bisa menjual dagangannya hingga 10 ekor. [fiq/but]






