Surabaya (beritajatim.com)- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki peluang melanjutkan tren positif pada perdagangan Kamis (5/2/2026). Optimisme pasar muncul setelah IHSG berhasil ditutup menguat 0,30 persen ke level 8.146,72 pada sesi sebelumnya.
Melansir berbagai sumber, analis menilai pergerakan indeks saat ini masih berada dalam fase penguatan terbatas, dengan perhatian utama investor tertuju pada rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebutkan bahwa IHSG memiliki level support di area 8.007 dan resistance di kisaran 8.241. Menurutnya, potensi penguatan masih terbuka meskipun cenderung terbatas.
“Rilis data produk domestik bruto (GDP) Indonesia menjadi sentimen penting. Secara konsensus, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di sekitar 5 persen,” ujar Herditya.
Ia menambahkan, selama sentimen makro tidak memburuk, pergerakan IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek.
Untuk saham pilihan, Herditya merekomendasikan ADRO di rentang harga Rp2.310–Rp2.420, BRMS di Rp1.095–Rp1.165, serta TKIM di area Rp7.175–Rp7.425.
Sementara itu, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai secara teknikal IHSG menunjukkan sinyal rebound lanjutan. Hal ini terlihat dari indikator MACD yang mulai membaik dan stochastic RSI yang masih bertahan di area jenuh jual.
“IHSG sempat melemah, namun berhasil ditutup di zona hijau. Kenaikan harga emas dan perak turut menjadi faktor pendorong pergerakan indeks,” jelas Alrich.
Ia memproyeksikan IHSG berpeluang menguji level 8.200 dengan titik pivot di 8.180, resistance berikutnya di sekitar 8.400, serta support di kisaran 7.950.
Dari sisi global, pasar juga mencermati sejumlah agenda penting, seperti data penjualan ritel kawasan Eropa, serta hasil rapat bank sentral Eropa dan Bank of England yang diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuan.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham INCO, INDY, MEDC, BRIS, dan BTPS sebagai saham yang patut diperhatikan investor. [aje]






