Sampang (beritajatim.com) – Harga cabai rawit di pasar tradisional Kabupaten Sampang, mengalami kenaikan hingga Rp 52 ribu per kilogram.
Kenaikan harga itu disebabkan stok cabai menipis. Ditambah banyaknya permintaan masyarakat saat peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kabid Perdagangan Diskopindag setempat Sapta Nuris Ramlan menjelaskan, bahwa kenaikan harga cabai rawit tersebut sudah berlangsung sejak September 2022. Penyebabnya terkendala oleh biaya transportasi yang mengalami kenaikan.
“Stok cabai rawit lokal mulai berkurang serta pasokan cabai dari luar Madura terekendala biaya transportasi,” terangnya, Sabtu (8/10/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-cabe”]
Ia menambahkan kenaikan harga cabai tersebut berkisar Rp. 5 ribu hingga Rp.10 ribu perkilo gram dan kenaikan tersebut masih wajar karena harga pernah melambung tinggi.
“Selain itu juga karena faktor cuaca,” pungkasnya.[sar/ted]






