Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah gudang toko bangunan di Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Selasa (21/11/2023) ludes terbakar. Selain membakar isi gudang dan dua kendaraan, api juga menyebabkan penjaga gudang terluka.
Kebakaran terjadi sekira pukul 09.45 WIB. Asap hitam terlihat membumbung tinggi di gudang sisi selatan yang berisi tumpukan kayu bekas. Tak butuh waktu lama, api langsung merembet ke gudang sisi utara yang berisi tumpukan penuh bahan bangunan plastik seperti tandon dan bak mandi.
Terdengar tiga kali letusan dari dalam gudang yang diduga berasal dari mobil pikup toko yang terparkir. Mobil pikup turut terbakar dalam peristiwa kebakaran di toko bangunan yang berdiri sejak tahun 1980 tersebut. Sejumlah pekerja toko berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
Namun lantaran api tak kunjung padam, pemilik menghubungi pihak pemadam kebakaran (PMK). Tercatat ada empat unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi kebakaran yakni dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dan dua dari pabrik sekitar.
Cuaca panas diduga turut memperparah kondisi. Api membakar isi gudang toko bangunan yang berisi tumpukan kayu dan bahan bangunan. Bahkan, salah seorang pekerja toko bangunan mengalami luka melepuh di bagian telapak kaki kanan dan pipi kiri dan harus dievakuasi.
Pemilik toko bangunan, Sutarto (74) mengatakan, saat terjadi kebakaran toko sepi pembeli sehingga ia ke dalam toko. “Saya duduk-duduk di dalam, pas toko sepi. Pas saya mau mandi, kan jam 11 istri saya mau ke bank. Saya lihat jam 09.40 WIB, saya keluar sampai di teras toko ada yang teriak, kobongan, kobongan,” ungkapnya.
Masih kata korban, mendengar teriak tersebut ia kemudian bertanya terkait lokasi kebakaran. Api terlihat dari arah gudang, korban kemudian lari ke dalam dan melihat api sudah berada di tengah gudang. Sejumlah pekerja berusaha memadamkan api dengan mengambil air dari dua kamar mandi di sekitar lokasi.
“Ada kran, belakang dan pojok ada kamar mandi. Biasanya diisi air penuh sama anak-anak, api merembet ke atas. Di atas ada tando air ada 20 biji, pintu plastik dan kayu. Terbakar semua, kabel listrik besar-besar, ada pikup dan Tosa juga terbakar. Satu PMK tidak ngatasi, jadi panggil lagi,” katanya.
BACA JUGA:
Kolam Segaran Mojokerto Simbol Kekayaan Kerajaan Majapahit
Ia mengaku tidak tahu asal api, ia menduga dari konsleting listrik atau bakar sampah. Namun menurutnya jika listrik sudah dipadamkan sebelumnya dan ia selalu meminta karyawannya membakar sampah di tengah agar tidak merembet saat kondisi api membesar.
“Mungkin dari listrik bisa, tapi jam 11.00 WIB listrik dimatikan. Belum tahu. Bagian gudang kena di tangan dibawa ke rumah sakit tapi sekarang sudah dibawa pulang. Kerugian belum bisa dihitung, tando plastik saja ada banyak ukuran antara Rp20 juta-Rp25 juta, belum yang lain,” tegasnya. [tin/but]
![Gudang Toko Bangunan di Mojokerto Ludes Terbakar Sejumlah petugas PMK melakukan pemadaman di gudang toko bangunan di Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231121-WA0009_CQXclXvK50-1024x577.jpeg)






