Lamongan (beritajatim.com) – Kabupaten Lamongan menjadi titik ke-9 pelaksanaan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriyah Provinsi Jawa Timur. Total nilai yang digelontorkan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebesar Rp 7,2 miliar, Rabu (4/3/2026).
Bantuan yang diserahkan di Pendopo Lokatantra Lamongan tersebut, secara simbolis diberikan kepada Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASDP), Lansia PKH Plus, Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Putri Jawara, Pendamping PKH Plus, TKSK dan Tagana, hingga Desa.
Tidak hanya itu, pada kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan bantuan program pembinaan jalan kabupaten berupa 300 drum aspal untuk Kabupaten Lamongan.
“Jadi kita sering mendapat laporan jalan rusak, apalagi karena musim hujan. Ini sistemnya kita sharing Pak Bupati, jadi kami memberikan bahannya, nanti dari tenaganya dari kabupaten. Terima kasih, semoga semuanya ini dapat memberi manfaat” kata Khofifah.

Kepala Dinas Sosial Jatim, Restu Novi Widiyani, merinci bantuan untuk Kabupaten Lamongan meliputi 10 item, yakni ASDP, bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus), bantuan KIP Putri Jawara, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih bagi TKSK dan Tagana.
Kemudian santunan jaminan kematian BPJS tenagakerja bagi ahli waris Tagana, bantuan program pemberdayaan BUMDes program desa berdaya program Jatim Puspa dan bantuan keuangan desa, serta bantuan program pembinaan jalan kabupaten.
“Penyerahan bansos khusus Lamongan dari Dinsos Jatim ini sebesar Rp7,2 miliar,” kata Restu.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Gubernur Khofifah, yang senantiasa mendengar dan selalu membersamai masyarakat Kabupaten Lamongan.
“Bagi penerima manfaat, bantuan ini sebagai penguat, daya tahan untuk keluarga, serta penyambung harapan, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang tengah kita hadapi bersama,” ucap Pak Yes. (fak/but)






