Probolinggo (beritajatim.com) – Sambut Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan penanaman pohon mangrove di Pantai Bohay, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (26/12/2021).
Pada kesempatan itu Khofifah menyampaikan jika saat ini mangrove merupakan salah satu tanaman yang menjadi evaluasi dunia yang ekosistemnya harus dijaga.
Terlebih menurut Khofifah, Indonesia yang akan menjadi tuan rumah pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022, maka dari itu penanaman pohon mangrove harus terus digalakkan di seluruh Provinsi, khususnya Provinsi Jawa Timur.
“Pasti nanti akan di evaluasi bersama, bagaimana daya dukung alam, ekosistem kita,” ujarnya.
Ia mengaku penanaman mangrove sudah menjadi tradisi menanam yang ada di Jawa Timur. “Di jawa timur semangat menanam luar biasa,” akunya.
Ia juga berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menanam pohon, bahkan menanam tanpa harus memilih jenis pohon apa yang perlu ditanam. “Bukan hanya menanam tapi juga memelihara,” ucapnya, pada awak media.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mangrove”]
Sementara itu, Pegiat Mangrove Kabupaten Probolinggo, Abdul Azis mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur. Ia menilai, pohon mangrove banyak memiliki manfaat, diantaranya mencegah abrasi pantai, dan dapat meminimalisir limbah minyak yang jatuh di laut. “Buahnya juga bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, di Kabupaten Probolinggo, dari Kecamatan Tongas, hingga Paiton, panjang pantai sekitar 62 kilometer, dengan luas tanam masing-masing pantai 50 meter. (tr/ted)






