Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin menemui menemui massa di depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (30/8/2025).
Mengenakan baju berwarna gelap dan kerudung merah muda, kemunculan Khofifah disambut sorak sorai massa. Massa aksi yang melihat kedua pejabat tinggi Jawa Timur itu langsung menyalakan kembang api.
Total ada 5 kembang api yang ditembakan ke udara. Selain itu, kemunculan Khofifah juga disambut dengan api yang disulut oleh massa aksi.
Di hadapan massa, Khofifah mengatakan pihaknya mengikuti situasi yang terjadi di Surabaya sejak Jumat kemarin hingga hari ini. Dia juga sudah mengunjungi korban luka yang dirawat di rumah sakit.
Selain itu, Khofifah juga telah mendapatkan informasi sebagian demonstran yang sempat ditahan Polrestabes Surabaya sudah dibebaskan. Malam ini, Khofifah Bersama Rudy akan bergerak menuju Polrestabes Surabaya untuk memantau pemeriksaan sejumlah demonstran yang masih berjalan.
“Sekarang proses karena 41 orang, 2 sudah dilepaskan, sekarang proses pemeriksaan sedang berjalan. Sudah diminta keterangan, selesai, ya sudah mereka pulang,” kata Khofifah.
Khofifah memastikan seluruh demonstran akan pulang begitu pemeriksaan oleh kepolisian selesai dilakukan. Namun, pemeriksaan memerlukan Waktu karena harus dijalankan satu per satu.
“Saya sama Pak Pangdam setelah ini langsung ke Polrestabes. Sampai mengetahui satu orang selesai, satu orang selesai,” kata dia. [ram/beq]






