Kediri (beritajatim.com) — Suasana duka masih menyelimuti Kota Kediri atas kepergian Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah. Bahkan ribuan orang memadati Pondok pesantren Al-Ishlah, Minggu (16/2/2020) untuk melepas jenazah Lilik Muhibbah ke tempat peristirahatan terakhir.
Diantara ribuan pentakziah, tampak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, sejumlah kepala daerah, Forkopimda Kota Kediri, para kiai, alim ulama dan sejumlah tokoh agama, dan jajaran Pemerintah Kota Kediri hadir untuk memberikan penghormatan terakhirnya kepada Lilik Muhibbah.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-kediri”]
“Tidak pernah beliau menyampaikan satu katapun kebersamaan dengan Pak Wali ketika memimpin Kota Kediri. Harmony is partnership akan menjadi refrensi tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga untuk daerah-daerah yang lain. Artinya ada suasana saling menghormati, saling menghargai dan saling apresiasi antara walikota dan wakil walikota. Sejauh saya bersama Bu Lilik tidak pernah terucap hal yang kurang harmonis. Mudah-mudahan nanti Pak Wali ketika berproses dengan DPRD akan bisa menemukan wawali yang dapat memberikan harmoni dalam memimpin Kota Kediri,” ujarnya.
Selain itu, Khofifah Indar Parawansa juga mengungkapkan bahwa Lilik Muhibbah juga bisa dijadikan refrensi dan inspirasi bagi semua perempuan yang berbasis pesantren.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan bahwa dirinya merasa sedih dan kehilangan sosok Lilik Muhibbah yang telah dianggap seperti kakak. Ia mengenang bagaimana semangat Lilik Muhibbah saat menemani dirinya jalan kaki berkeliling Kota Kediri untuk berkampanye dan melihat kondisi lapangan.

Walikota yang akrab disapa Mas Abu ini berharap segala perjuangan yang telah dilakukan Lilik Muhibbah dalam Muslimat NU, PMI, dan organisasi wanita dapat diteruskan.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas pekerjaan kita berdua dalam melayani panjenengan semua apabila mungkin ada salah baik itu disengaja ataupun tidak sengaja mohon dimaafkan. Saya mohon didoakan supaya Ibu Lilik Muhibbah husnul khotimah. Apa yang bisa dicontoh harus kita contoh bersama,” pungkasnya. [nm/kun]






