Surabaya (beritajatim.com) – Momentum halal bihalal dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur untuk memperkuat konsolidasi internal.
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi, mengingatkan seluruh pengurus di tingkat kabupaten/kota agar segera menuntaskan Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Musyawarah Desa (Musdes).
Dalam arahannya, Ali menegaskan bahwa batas waktu konsolidasi internal ditargetkan rampung pada Juli 2026 mendatang. Ia menyebut tahapan tersebut sangat krusial sebagai fondasi untuk mencapai target politik partai ke depan.
”Saya ingatkan, bulan Juli adalah bulan terakhir konsolidasi kita. Baik Muscam maupun Musdes harus selesai,” tegas Ali di Kantor Golkar Jatim dalam momentum Halal Bihalal pada Minggu (29/3/2026).
Menurut Ali, jajaran pengurus DPD tingkat provinsi telah bekerja maksimal dalam memperkuat struktur partai di daerah. Selama enam bulan terakhir, mereka melakukan road show ke berbagai wilayah untuk memastikan soliditas kader tetap terjaga di tingkat Musyawarah Daerah (Musda).
”Provinsi sudah all out, sampai kaki bengkak, ada yang sakit. Kita road show selama enam bulan Musda. Karena itu, penyelesaian konsolidasi di tingkat bawah menjadi kunci utama dalam menggerakkan mesin partai secara menyeluruh,” ungkapnya.
Ali yang juga merupakan anggota Komisi V DPR RI ini optimis, jika organisasi sudah terkonsolidasi dengan rapi hingga tingkat desa pada Juli nanti, target-target politik Partai Golkar di Jawa Timur dapat tercapai secara maksimal.
Halal Bihalal
Acara yang berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan tersebut dibuka oleh Ali dengan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh kader yang hadir. Ia menekankan pentingnya saling memaafkan sebagai fondasi moral dalam membangun kekuatan partai ke depan.
”Kita baru saja menuju hari kemenangan. Saya mengucapkan mohon maaf lahir batin. Kalau ada hal-hal yang tidak enak, kami memohon maaf. Saling memaafkan itu cirinya orang baik,” tuturnya.
Bagi Ali, momentum halal bihalal ini harus menjadi titik awal kebangkitan baru bagi Partai Golkar Jawa Timur. Ia mengajak seluruh kader untuk kembali pada semangat kebersihan hati sebagai modal utama meraih kemenangan politik.
”Dengan posisi kita 0-0, kita kembali kepada jiwa-jiwa yang tenang dan terang. Dengan jiwa yang baik ini, kita bersama-sama menuju kemenangan,” pungkasnya. (tok/aje)






