Jember (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengawasi penyelenggaraan Apel Salawat Kebangsaan di Stadion Jember Sport Garden yang rencananya akan dihadiri calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka, Rabu (10/1/2024) siang.
“Kami instruksikan seluruh anggota panitia pengawas dari 31 kecamatan untuk bertugas di JSG. Sementara para pengawas kelurahan dan desa diinstruksikan mengawasi keberangkatan massa dari 248 desa dan kelurahan,” kata Wiwin Riza Kurnia, komisioner Bawaslu Jember.
Menurut Wiwin, seluruh jajaran Bawaslu diminta untuk mengantisipasi penggunaan atribut partai politik dan atau calon presiden maupun wakil presiden. “Peserta diminta tidak memakai atribut-atribut tersebut,” katanya.
Apel Salawat Kebangsaan digelar oleh Muhammad Fawait, legislator Partai Gerindra yang juga Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN). “Insyallah akan dihadiri 70 ribu emak anggota LSN, dalam rangka membumikan salawat kepada emak-emak yang menjadi madrasatul ula atau madrasah (pendidikan) pertama untuk anak-anak kita,” kata Fawait kepada Beritajatim.com, Jumat (5/1/2024).
Sebelumnya, Bawaslu Jember sudah menerbitkan rekomendasi untuk menyikapi penyelenggaraan acara tersebut, Senin (8/1/2024). “Kami telah mengimbau kepada pihak LSN dan panitia penyelenggara acara untuk menunda pelaksanaan kegiatan Apel Sholawat Kebangsaan sampai dimulainya pelaksanaan kampanye dengan metode rapat umum yakni pada 21 Januari 2024, mengacu pada dasar hukum dan aturan yang berlaku,” kata Wiwin.
Polisi pun mempersiapkan pengamanan sebagaimana dilakukan terhadap calon presiden dan calon wakil presiden yang hadir ke Jember. “Karena ini VVIP sebagai cawapres dan putra presiden, tentunya kami berkoordinasi dengan Paspampres dan Kodim yang menjadi leading sector pengamanan VVIP. Sementara kami mengamankan lokasi dan jalur di ring 3,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Muhammad Nur Hidayat.
Sementara itu, Fawait kepada beritajatim.com menegaskan, acara tersebut bukan kampanye politik. “Ini murni kegiatan salawat, acara internal LSN yang dihadiri puluhan ribu anggota. Mas Gibran hadir sebagai tamu kehormatan,” katanya. [wir]






