Jember (beritajatim.com) – Gempa tektonik berkekuatan 5,2 skala Richter bersumber 118 kilometer barat daya Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada kedalaman 47 kilometer, membuat genteng rumah warga berjatuhan.
Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi pada puku; 03.27 WIB, Sabtu (9/7/2022). “Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5.2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,68° Lintang Selatan – 112,89° Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak 175 kilometer barat daya Lumajang pada kedalaman hiposenter 47 kilometer,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Heru Widagdo.
Gempa bumi ini membuat genting rumah Ahmad Syafii, di Dusun Ponjen, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, berjatuhan. “Namun tidak ada kerusakan berarti. Hanya enam genting jatuh,” kata Heru.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gempa”]
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Tercatat hingga pukul 09.59 WIB terjadi 32 kali gempa susulan. “Hingga pukul 17.30 WIB hasil pemantauan kami, di 31 kecamatan aman terkendali,” kata Heru.
BPBD Jember mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Warga agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” kata Heru.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan, sebelum anda kembali ke dalam rumah,” kata Heru. [wir/but]






